Setelah reli 13.000% selama tiga tahun, Carvana menghadapi koreksi Elliott Wave dan potensi penurunan 50%

    by VT Markets
    /
    Mar 9, 2026
    Carvana Co (NYSE: CVNA) naik lebih dari 13.000% dalam tiga tahun, lalu turun 98% pada 2022 sebelum pulih dan mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa. Pergerakan dari titik terendah gelombang ((II)) di $3,62 dijelaskan sebagai kenaikan lima gelombang, dengan gelombang (I) berakhir di $486. Analisis menyebut saham ini sekarang berada dalam fase koreksi untuk seluruh kenaikan gelombang (I). Target area penurunan ditetapkan di $245–$188, berdasarkan *Fibonacci retracement* 50%–61,8% (alat ukur teknikal untuk memperkirakan area “tarik turun” berdasarkan persentase dari kenaikan sebelumnya). Koreksi ini kemungkinan membentuk pola 3, 7, atau 11 ayunan (serangkaian naik-turun harga) tergantung struktur grafik harian. Setelah terbentuk titik terendah yang lebih tinggi (*higher low*: harga sempat turun lalu berhenti di level yang lebih tinggi dari titik rendah sebelumnya) di area $245–$188, kenaikan berikutnya diberi label gelombang (III). Pendekatan yang dijelaskan adalah menunggu urutan 3, 7, atau 11 ayunan selesai sebelum masuk posisi. Disebut juga sistem “extreme Blue Box” sebagai alat untuk menentukan waktu masuk (area harga yang dianggap berpeluang tinggi untuk pembalikan arah). Terlihat bahwa setelah reli besar, Carvana diperkirakan masuk fase koreksi yang signifikan. Penurunan ini diperkirakan tajam, sehingga membuka peluang posisi *bearish* (strategi yang untung saat harga turun) dalam jangka pendek. Untuk trader derivatif (instrumen turunan seperti opsi), ini berarti membeli *put option* (kontrak yang nilainya naik saat harga saham turun) atau membuat *bear call spread* (strategi opsi yang umumnya untung jika harga turun atau tidak naik banyak, dengan menjual call dan membeli call lain sebagai pembatas risiko) untuk memanfaatkan potensi penurunan menuju zona $245 hingga $188. Pandangan ini diperkuat oleh data ekonomi terbaru yang menunjukkan perlambatan belanja konsumen. Risalah rapat Federal Reserve terbaru yang dirilis pada Februari 2026 mengisyaratkan suku bunga bisa tetap tinggi lebih lama, yang langsung memengaruhi keterjangkauan pinjaman mobil. Selain itu, Manheim Used Vehicle Value Index melemah, turun 3,5% pada kuartal terakhir, yang mengarah pada melemahnya permintaan di pasar utama Carvana. Melihat ke akhir 2025, kami mencatat tunggakan pinjaman mobil 90+ hari mulai naik, mencapai 2,8% menurut New York Fed, tertinggi sejak 2012. Tren itu tampak makin cepat pada kuartal pertama tahun ini, menambah tekanan pada perusahaan yang bergantung pada kredit konsumen. Data historis ini memberi konteks untuk potensi penurunan yang kami perkirakan sekarang. Dengan potensi penurunan 50%, *implied volatility* (perkiraan volatilitas yang “tercermin” dari harga opsi; biasanya makin tinggi saat pasar memperkirakan pergerakan besar) pada opsi CVNA kemungkinan naik tajam. Trader perlu sadar bahwa ini membuat membeli put menjadi lebih mahal, tetapi meningkatkan *premium* (biaya/pendapatan yang diterima dari transaksi opsi) dari penjualan call spread. Lingkungan volatilitas tinggi ini lebih cocok untuk strategi yang diuntungkan oleh arah harga dan *time decay* (penyusutan nilai opsi seiring berjalannya waktu).

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code