Jalur Penurunan Suku Bunga Fed Mulai Juni
TD Securities memproyeksikan penurunan bertahap 25bp per kuartal mulai Juni dan berakhir Desember. (25bp = 0,25 poin persentase). Dalam skenario ini, suku bunga Fed funds (suku bunga acuan utama Fed untuk pinjam-meminjam antarbank semalam) akan mencapai 3,00% pada Desember. TD Securities juga menyoroti ketidakpastian terkait kemungkinan kebijakan pemerintah Trump di bidang perdagangan, fiskal (pajak dan belanja negara), regulasi (aturan pemerintah), dan imigrasi. Mereka menyebut perkembangan baru di pasar keuangan dan potensi meningkatnya konflik geopolitik sebagai risiko bagi perkiraan ekonomi mereka. Tahun lalu, kami memperkirakan rangkaian penurunan suku bunga mulai Juni 2025, tetapi jalurnya lebih hati-hati dari perkiraan. Setelah dua kali penurunan pada paruh kedua 2025, Federal Reserve berhenti sementara, menahan suku bunga di kisaran 4,75% hingga 5,00%. Penghentian ini adalah respons langsung terhadap data yang tidak sebaik yang diharapkan. Fokus Fed tetap pada inflasi yang sulit turun. Laporan terbaru Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI, ukuran perubahan harga barang dan jasa yang dibeli rumah tangga) untuk Februari 2026 menunjukkan kenaikan 2,8% dibanding setahun sebelumnya (year-over-year = dibanding periode yang sama tahun lalu), masih di atas target 2%. Bagi pelaku pasar (trader), ini berarti waktu untuk penurunan berikutnya bisa mundur, sehingga perkiraan penurunan suku bunga jangka panjang (long-dated = jatuh temponya masih lama) menjadi kurang pasti dan meningkatkan nilai opsi (options = kontrak yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli/menjual) untuk melindungi dari skenario “lebih tinggi lebih lama” (higher for longer = suku bunga tetap tinggi lebih lama).Sinyal Pasar Tenaga Kerja Dan Implikasinya Untuk Trading
Pasar tenaga kerja, meski bukan lagi pemicu utama kekhawatiran inflasi, juga memberi sinyal beragam. Laporan Februari menunjukkan penambahan 190.000 pekerjaan—cukup kuat, tetapi tidak istimewa—dengan tingkat pengangguran naik sedikit ke 3,9%. Kondisi yang lebih stabil ini mengurangi dorongan bagi Fed untuk segera menurunkan suku bunga demi mendukung ekonomi. Artinya, harga kontrak turunan (derivatives = produk keuangan yang nilainya mengikuti aset/acuan lain) seharusnya mencerminkan peluang penurunan suku bunga yang lebih kecil pada kuartal berikutnya. Sikap yang bergantung pada data ini membuat kondisi pasar menantang karena gejolak harga (volatilitas = naik-turun harga yang cepat/besar) di pasar suku bunga kemungkinan tetap tinggi. Kami melihat strategi yang bisa diuntungkan dari ketidakpastian ini, seperti straddle atau strangle (strategi opsi untuk memanfaatkan pergerakan harga besar) pada kontrak berjangka suku bunga jangka pendek (futures = kontrak untuk transaksi di tanggal mendatang) menjelang rilis data penting. Perkiraan lama pada 2025 tentang siklus penurunan yang mulus kini berganti menjadi pandangan trading yang lebih taktis dan berbasis data. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.