Level Resistensi Utama
Resistensi awal berada di 159,00. Pergerakan di atas level itu dapat meningkatkan risiko pembalikan arah jika pasangan ini masuk ke zona 159,00–160,00. Di sisi bawah, penurunan di bawah 157,97 akan membuka peluang menuju 156,45. Pelemahan lanjutan akan mengincar simple moving average/SMA 50 hari (rata-rata pergerakan sederhana 50 hari, yaitu rata-rata harga penutupan 50 hari) di 156,15, lalu SMA 20 dan 100 hari di 155,49/51. Nilai yen dipengaruhi oleh kinerja ekonomi Jepang, kebijakan Bank of Japan/BoJ (bank sentral Jepang), perbedaan imbal hasil obligasi (selisih “bunga” obligasi antarnegara), dan sentimen risiko (seberapa berani atau takut pelaku pasar mengambil aset berisiko). Kebijakan BoJ yang sangat longgar pada 2013 hingga 2024 mendukung pelemahan yen, sementara pengurangan pelonggaran kebijakan secara bertahap pada 2024 memberi sedikit dukungan dan mempersempit selisih imbal hasil obligasi 10 tahun AS–Jepang. Dolar AS terus menunjukkan kekuatan terhadap yen, didorong oleh Federal Reserve yang memberi sinyal penurunan suku bunga lebih sedikit daripada perkiraan kami untuk 2026. Data inflasi inti AS (inflasi tanpa komponen yang sangat bergejolak seperti makanan dan energi) yang dirilis bulan lalu untuk Januari berada di 3,4% dan sulit turun, memperkuat pandangan bahwa suku bunga AS akan bertahan tinggi lebih lama. Ini menjaga tekanan naik pada dolar karena keunggulan imbal hasilnya tetap menarik.Prospek Risiko Intervensi
Bagi trader yang ingin mengikuti tren naik, membeli opsi call USD/JPY jangka dekat (kontrak yang memberi hak membeli pada harga tertentu) dengan strike (harga patokan dalam kontrak opsi) sekitar 162 bisa menjadi langkah yang masuk akal. Strategi ini memungkinkan ikut menikmati kenaikan jika pasangan ini menembus lebih tinggi. Yang penting, strategi ini membatasi risiko penurunan hanya sebesar premi (biaya opsi) yang dibayar, yang penting jika intervensi mendadak membuat pasangan ini jatuh cepat. Sebaliknya, peluang intervensi yang tinggi membuat pembelian opsi put (kontrak yang memberi hak menjual pada harga tertentu) menarik untuk mendapat keuntungan dari pembalikan turun yang tajam. Melihat kembali 2025, kami melihat selisih imbal hasil obligasi 10 tahun AS–Jepang tetap lebar, sering di atas 400 basis poin (1 basis poin = 0,01%), yang mendorong kenaikan dolar. Intervensi mendadak akan membuat faktor ini sementara kurang berpengaruh, sehingga yen bisa menguat cepat. Mengingat ketidakpastian, kami memperkirakan implied volatility (perkiraan volatilitas yang “tercermin” dari harga opsi, yaitu seberapa besar pasar memperkirakan harga akan bergejolak) akan meningkat dalam beberapa minggu ke depan. Kondisi ini membuat strategi long volatility (strategi yang untung jika volatilitas naik), seperti membeli straddle (membeli call dan put pada strike yang sama), menjadi menarik. Posisi seperti ini bisa untung jika terjadi pergerakan harga besar ke salah satu arah, baik karena tembus ke level tertinggi baru maupun koreksi tajam yang dipicu BoJ.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.