Neraca perdagangan China bulan Februari dalam USD melampaui perkiraan, mencapai $213,62 miliar dibandingkan ekspektasi $179,6 miliar.

    by VT Markets
    /
    Mar 10, 2026
    Neraca perdagangan China pada bulan Februari sebesar $213,62 miliar. Angka ini lebih tinggi dari perkiraan $179,6 miliar. Hasil ini menunjukkan surplus yang lebih besar dari perkiraan untuk bulan tersebut. Angka-angka ini dilaporkan dalam dolar AS (mata uang Amerika Serikat).

    Implikasi Untuk Yuan China

    Surplus perdagangan yang lebih besar dari perkiraan ini mengindikasikan tekanan naik yang kuat pada Yuan China (mata uang China). Kita bisa memperkirakan pasangan USD/CNH (nilai tukar dolar AS terhadap yuan China “lepas pantai”, yaitu yuan yang diperdagangkan di luar China daratan) akan menguji level support terbaru (area harga yang sering menahan penurunan), karena lebih banyak dolar masuk ke negara tersebut. Membeli opsi put pada USD/CNH (kontrak yang nilainya cenderung naik jika harga USD/CNH turun) bisa menjadi strategi untuk mengambil posisi pada Yuan yang lebih kuat dalam beberapa minggu ke depan. Data ini menunjukkan ekonomi berjalan dengan dua kecepatan: permintaan luar negeri kuat, tetapi konsumsi dalam negeri tertinggal. Ini berdampak negatif bagi komoditas industri (bahan mentah untuk industri). Kontrak berjangka bijih besi (futures: kontrak untuk membeli/menjual di harga tertentu pada waktu tertentu) sudah turun 8% selama sebulan terakhir karena kekhawatiran soal konstruksi di China, dan angka impor yang lemah ini menambah tekanan. Ada peluang untuk mengambil posisi jual pada kontrak berjangka komoditas atau ETF terkait (produk investasi yang diperdagangkan seperti saham dan mengikuti harga aset), terutama pada tembaga dan minyak. Ini adalah sinyal negatif bagi ekonomi yang sangat bergantung pada ekspor ke China, terutama di Eropa. Jerman, yang ekspornya ke China hampir 8% dari total ekspor pada kuartal terakhir 2025, berpotensi melihat indeks sahamnya seperti DAX (indeks saham utama Jerman) bergerak lebih lemah. Kita bisa mempertimbangkan opsi put pada DAX untuk lindung nilai (hedging: mengurangi risiko kerugian) terhadap perlambatan permintaan barang mewah dan barang industri Eropa. Sebaliknya, kuatnya ekspor menjadi pendorong besar bagi perusahaan manufaktur dan teknologi China. Hang Seng Tech Index (indeks saham perusahaan teknologi besar yang tercatat di Hong Kong) sudah bereaksi positif, naik lebih dari 3% pada awal perdagangan. Kita bisa melihat peluang membeli opsi call pada indeks saham China yang fokus ekspor (opsi call: kontrak yang nilainya cenderung naik jika harga aset naik) untuk mengikuti momentum ini. Kita melihat perbedaan serupa antara ekspor yang kuat dan impor yang lemah pada pertengahan 2025, yang memicu periode gejolak (volatilitas: harga naik-turun tajam) yang lebih tinggi di pasar global. Pola historis itu menunjukkan ini bukan sekadar kejadian satu hari, tetapi bisa menjadi tema utama perdagangan untuk beberapa minggu ke depan. Trader (pelaku jual beli di pasar) perlu siap menghadapi ketidakpastian dan mencari strategi yang diuntungkan dari perbedaan arah tren ekonomi ini.

    Trading Themes For The Weeks Ahead

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code