Gambaran Teknis Grafik Harian
Pada grafik harian, pasangan ini masih cenderung naik ringan karena tetap bertahan di atas EMA 100 hari yang menanjak (EMA adalah rata-rata pergerakan yang memberi bobot lebih besar pada harga terbaru, sering dipakai untuk melihat arah tren). RSI (indikator kekuatan tren dan kondisi jenuh beli/jenuh jual) bergerak kembali ke arah 50 dari level jenuh beli, yang menunjukkan dorongan kenaikan melemah, bukan berbalik arah. Support (area harga yang sering menahan penurunan) terlihat di 182,90, lalu sekitar 181,30 tempat EMA 100 hari sejajar, dengan 180,00 berikutnya jika area itu tembus. Resistance (area harga yang sering menahan kenaikan) berada di 184,85 lalu 185,70, dekat Bollinger Band atas (indikator pita volatilitas/naik-turun harga yang menggambarkan rentang pergerakan). Nilai Yen dipengaruhi kinerja ekonomi Jepang, kebijakan BoJ, selisih imbal hasil (yield: tingkat keuntungan) obligasi Jepang dan AS, serta sentimen risiko (selera pasar terhadap aset berisiko). Kebijakan BoJ yang sangat longgar pada 2013–2024 melemahkan Yen, sementara pelonggaran kebijakan yang dikurangi bertahap pada 2024 memberi sedikit dukungan.Kebijakan BoJ dan Implikasi Opsi
Ketidakpastian yang disebutkan tentang arah suku bunga BoJ tahun lalu kini menjadi pendekatan yang jelas dan berhati-hati. Setelah dua kenaikan suku bunga kecil pada pertengahan 2025, BoJ menahan suku bunga kebijakannya di 0,25% karena inflasi inti di Tokyo untuk Februari 2026 tercatat lebih lemah dari perkiraan di 1,8%. Ini menunjukkan Gubernur Ueda tidak akan terburu-buru, sehingga kondisi seperti ini bisa membuat strategi menjual volatilitas JPY lewat opsi (opsi: kontrak yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk beli/jual; volatilitas: ukuran besar-kecilnya pergerakan harga) menjadi pilihan yang masuk akal. Dari sisi teknis, level support yang dipantau dekat 181,30 pada 2025 sudah jauh di bawah. Karena kini harga berada cukup tinggi di atas rata-rata pergerakan 100 minggu yang menanjak (moving average: rata-rata harga dalam periode tertentu untuk melihat tren), strategi menjual opsi put EUR/JPY out-of-the-money (put: opsi untuk menjual; out-of-the-money: harga kesepakatan belum menguntungkan jika dieksekusi) dapat memungkinkan trader mendapat premi (premi: biaya yang diterima/dibayar untuk opsi) sambil memanfaatkan kenaikan yang lambat. Ini sejalan dengan gambaran fundamental BoJ yang masih ragu-ragu. Kisah selisih imbal hasil tetap penting, tetapi dinamikanya berubah dibanding tahun lalu. Saat BoJ mengetatkan sedikit, Bank Sentral Eropa (ECB) kini memberi sinyal potensi siklus pelonggaran (easing: penurunan suku bunga/penambahan stimulus) setelah pertumbuhan PDB Zona Euro kuartal 4 2025 direvisi turun menjadi 0,1%. Perbedaan arah ini bisa membatasi lonjakan besar, sehingga strategi seperti call spread (strategi opsi dengan membeli dan menjual opsi call di level berbeda untuk membatasi risiko sekaligus membatasi keuntungan) menarik untuk mengejar kenaikan yang terukur sambil menentukan batas risiko jika ECB menjadi lebih dovish (dovish: cenderung mendukung suku bunga lebih rendah).Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.