Pasar yang berhati-hati dan Dolar yang melemah mengangkat EUR/USD mendekati 1,1645, memperpanjang penguatan Euro untuk hari ketiga.

    by VT Markets
    /
    Mar 10, 2026
    EUR/USD naik tipis pada Selasa karena Dolar AS melemah. Pasangan ini diperdagangkan di dekat 1,1645 setelah memantul dari level terendah hampir empat bulan di 1,1507 pada Senin. Indeks Dolar AS hampir tidak berubah di sekitar 98,70. Perdagangan lesu karena pasar tetap berhati-hati selama perang AS-Iran.

    Risiko Perang Dan Kehati-hatian Pasar

    Donald Trump mengatakan pada Senin bahwa perang bisa berakhir “sangat segera”, tetapi tidak ada jadwal yang diberikan. IRGC Iran (Korps Garda Revolusi Islam, pasukan elit Iran) mengatakan “kami yang akan menentukan akhir perang” dan memperingatkan kapal soal melintas di Selat Hormuz (jalur laut sempit yang sangat penting untuk pengiriman minyak). Konflik ini meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan minyak dan inflasi global yang lebih tinggi (inflasi = kenaikan harga barang dan jasa secara umum). Harga minyak turun setelah komentar Trump dan laporan bahwa negara-negara G7 (kelompok 7 negara ekonomi besar) membahas pelepasan cadangan minyak strategis secara terkoordinasi melalui IEA (Badan Energi Internasional). Para menteri G7 mengadakan pembicaraan mengenai langkah untuk menstabilkan pasar energi. Pelepasan cadangan dapat menekan harga minyak dan mengurangi tekanan inflasi, tetapi ketidakpastian masih tinggi. Pembuat kebijakan ECB (Bank Sentral Eropa) mengatakan suku bunga tidak seharusnya diubah dengan cepat. Martin Kocher meminta pemantauan, Madis Müller mengatakan peluang kenaikan suku bunga meningkat, dan Gediminas Šimkus memperingatkan krisis yang lebih dalam dapat memengaruhi inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Pasar memperkirakan The Fed (bank sentral AS) akan menahan suku bunga dalam waktu dekat, sementara memperhitungkan penurunan suku bunga nanti. CME FedWatch (alat yang memperkirakan peluang keputusan suku bunga The Fed berdasarkan harga kontrak) menunjukkan peluang 57,2% untuk penurunan pertama tahun 2026 pada Juli; CPI AS (indeks harga konsumen, ukuran inflasi) akan rilis Rabu dan PCE (pengeluaran konsumsi pribadi, ukuran inflasi yang sering dipantau The Fed) pada Jumat.

    Fokus Volatilitas Dan Lindung Nilai

    Mengingat suasana hati-hati dan tidak adanya kelanjutan kuat dari pantulan EUR/USD baru-baru ini, strategi sebaiknya diarahkan untuk mendapat untung dari volatilitas (volatilitas = besarnya naik-turun harga). Pasar jelas ragu menentukan arah tegas saat hasil konflik AS-Iran masih sangat tidak pasti. Keraguan ini terlihat di pasar opsi mata uang, di mana volatilitas tersirat (perkiraan naik-turun harga yang tercermin dalam harga opsi) untuk EUR/USD naik di atas 8,5%, level yang tidak sering terlihat sejak gejolak sektor perbankan pada awal 2025. Situasi minyak mentah adalah faktor utama dan sumber risiko kejadian besar bagi semua pasar. Walau Brent (patokan harga minyak global) turun dari puncak minggu lalu di atas $110 ke sekitar $98 per barel karena pembicaraan pelepasan cadangan strategis G7, ini hanya bantuan sementara. Gangguan pengiriman di Selat Hormuz bisa memicu lonjakan harga seketika, sehingga opsi beli (call; kontrak yang memberi hak membeli pada harga tertentu) jangka panjang pada minyak dapat menjadi lindung nilai (hedge = cara mengurangi risiko kerugian) terhadap guncangan inflasi yang lebih luas. Komentar bank sentral tidak memberi arah jelas, sehingga fokus pada volatilitas lebih masuk akal daripada menebak arah. ECB dan The Fed sama-sama dalam mode “tunggu dan lihat”, membuat tekanan seperti pegas yang siap melepas menjelang data penting. Perhatikan data CPI AS minggu ini, karena inflasi yang tinggi bisa memaksa The Fed meninggalkan sikap cenderung longgar (dovish = lebih mendukung suku bunga rendah) dan membuat penurunan suku bunga Juli terancam, yang saat ini dihitung pasar dengan peluang 57,2%. Karena itu, membeli strategi opsi straddle atau strangle pada futures EUR/USD (futures = kontrak untuk membeli/menjual di masa depan; straddle = beli opsi beli dan opsi jual di harga yang sama; strangle = beli opsi beli dan opsi jual di harga berbeda) menjelang laporan inflasi AS minggu ini bisa menjadi langkah yang bijak. Ini memungkinkan kita untung dari pergerakan harga besar ke arah mana pun tanpa harus menebak hasil data atau berita berikutnya dari Timur Tengah. Dalam peristiwa sebelumnya, dinamika serupa terlihat pada fase awal perang Ukraina pada 2022, ketika volatilitas melonjak sebelum tren yang jelas muncul. Data posisi saat ini menunjukkan spekulan besar mengurangi posisi beli dan posisi jual pada euro, menandakan ketidakpastian luas. Kurangnya keyakinan dari pelaku besar ini menunjukkan bahwa ketika arah akhirnya terbentuk, pergerakan berikutnya bisa tajam dan berlanjut. Tujuannya adalah bersiap untuk penembusan (breakout = harga keluar dari rentang sebelumnya) itu, ke arah mana pun.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code