Seiring harga minyak turun, dolar AS melemah, mendorong emas naik di atas $5.180; XAU/USD diperdagangkan di sekitar $5.187, naik 0,5%

    by VT Markets
    /
    Mar 11, 2026
    Emas naik pada hari Selasa karena Dolar AS melemah setelah harga minyak turun. XAU/USD diperdagangkan di $5.187, naik lebih dari 0,50%. Presiden AS Donald Trump mengatakan serbuan AS ke Iran bisa segera berakhir. Pentagon mengatakan hari Selasa adalah “hari serangan paling intens di dalam Iran”.

    Harga Minyak Turun Dolar Melemah Emas Menguat

    WTI turun sekitar 14% dalam sehari di tengah laporan bahwa konflik Iran bisa segera berakhir. Indeks Dolar AS naik 0,14% ke 98,86. Menteri energi G7 sepakat menunda pelepasan cadangan minyak strategis. Mereka meminta IEA menilai kondisi sebelum ada keputusan. Pasar memperkirakan penurunan suku bunga Federal Reserve sebesar 40 basis poin hingga akhir tahun, berdasarkan data swap (kontrak pertukaran untuk memperkirakan arah suku bunga). Penjualan Rumah Bekas AS naik 1,7% pada Februari setelah -5,9% pada Januari, dan rata-rata 4-minggu ADP Employment Change (perkiraan perubahan jumlah pekerja dari laporan ADP) naik ke 15,5 ribu dari 12,8 ribu. CPI Februari akan dirilis pada Rabu. CPI utama (inflasi keseluruhan) diperkirakan 2,4% YoY (dibanding tahun lalu) dan CPI inti (inflasi tanpa harga makanan dan energi) 2,5% YoY.

    Level Teknis Jadi Fokus Menjelang Data Penting

    Secara teknis, emas sedang bergerak mendatar (konsolidasi) di antara $5.100 dan $5.250, dengan RSI (indikator momentum untuk melihat kuat-lemahnya pergerakan harga) mengarah naik. Level resistance (batas atas yang sering sulit ditembus) termasuk $5.419, lalu $5.500 dan dekat $5.600; support (batas bawah yang sering menahan penurunan) berada di $5.150, lalu $5.100, $5.014, dan SMA 50-hari (rata-rata harga 50 hari) di $4.884. Penurunan mendadak 14% pada minyak mentah WTI adalah pendorong utama saat ini, menekan Dolar AS dan menjadi faktor pendorong (tailwind) bagi emas. Dalam beberapa minggu ke depan, pelaku pasar sebaiknya melihat minyak bukan hanya sebagai petunjuk inflasi, tetapi sebagai penggerak utama kekuatan atau kelemahan dolar dalam jangka pendek. Penurunan minyak ini terkait harapan meredanya ketegangan di Iran, sehingga “premi risiko geopolitik” (tambahan harga karena risiko perang/konflik) yang sudah masuk ke harga sejak Januari mulai hilang. Kita perlu ingat reaksi pasar terhadap ketegangan di Timur Tengah sepanjang 2025, ketika emas sering dibeli sebagai aset safe haven (aset “tempat berlindung” saat situasi tidak pasti). Jika sentimen geopolitik berbalik, posisi perdagangan saat ini bisa cepat berbalik juga. Arah kebijakan Federal Reserve kini lebih tidak pasti, sehingga membuka peluang. CPI inti sebelumnya tetap tinggi, namun turunnya energi bisa memberi ruang bagi The Fed untuk lebih cepat menurunkan suku bunga dibanding perkiraan 40 basis poin yang sudah dihitung pasar. Data CPI pada Rabu menjadi sangat penting; jika angkanya lebih rendah dari perkiraan, itu bisa sangat mendukung kenaikan emas. Dengan ketidakpastian ini, strategi opsi yang fokus pada volatilitas (besar-kecilnya ayunan harga) menarik. Indeks Volatilitas Emas CBOE (GVZ) berada dekat level tertinggi 12 bulan, yang menunjukkan premi opsi mahal namun juga menegaskan potensi pergerakan harga besar. Trader bisa mempertimbangkan straddle atau strangle (strategi opsi untuk mencari untung dari pergerakan besar tanpa menebak arah) menjelang laporan inflasi Rabu dan berita lanjutan dari Iran. Kita juga perlu mengingat dukungan dari bank sentral, yang membeli lebih dari 1.037 ton emas pada 2023 dan melanjutkan pembelian besar pada 2024 dan 2025. Permintaan stabil ini memberi dasar fundamental (penopang akibat faktor ekonomi nyata) yang kuat bagi harga. Kondisi ini menunjukkan penurunan harga, terutama menuju $5.100, kemungkinan dilihat sebagai peluang beli oleh pelaku jangka panjang. Dari sisi taktis, kisaran $5.100 hingga $5.250 adalah area kunci. Bull call spread (strategi opsi untuk mencari untung dari kenaikan dengan risiko terbatas) yang menargetkan pergerakan ke puncak 2 Maret di $5.419 bisa menjadi cara berisiko terukur jika dolar terus melemah. Sebaliknya, penembusan di bawah level terendah harian $5.014 akan menjadi sinyal penurunan yang lebih kuat, sehingga opsi put (opsi untuk mendapat untung saat harga turun) menjadi lebih menarik.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code