Rabobank mengatakan persediaan stok logam tanah jarang AS mungkin hanya bertahan dua bulan, memberi China daya tawar di tengah ketegangan.

    by VT Markets
    /
    Mar 12, 2026
    Laporan RaboResearch mengatakan cadangan (stok) mineral tanah jarang (rare earths: kelompok mineral yang dipakai untuk magnet kuat, elektronik, dan alat militer) AS hanya bisa menutup kebutuhan sekitar dua bulan setelah terkuras oleh konflik Iran. Ini bisa memberi China posisi tawar tambahan dalam pembicaraan dengan AS. Laporan itu mengatakan kendali atas pasokan mineral tanah jarang bisa memengaruhi berapa lama serangan AS ke Iran dapat berlanjut. Laporan itu juga menyebut pasokan yang terbatas bisa membatasi pilihan kebijakan AS dan meningkatkan risiko eskalasi atau respons yang tidak biasa (tindakan di luar pola umum konflik, misalnya langkah ekonomi atau strategi militer yang tidak lazim). Laporan itu menyebut pasokan mineral tanah jarang bisa menjadi isu utama dalam pembahasan antara Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Laporan itu juga mengatakan AS dapat memakai risiko gangguan lebih lanjut di pasar energi (pasar minyak dan gas) sebagai tekanan jika masalah pasokan mineral tanah jarang muncul. Laporan itu mencatat adanya pandangan bahwa Beijing mungkin memprioritaskan kestabilan pasar minyak dan kelancaran aliran minyak, meski sejalan dengan Teheran (Iran).

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code