Pangsa Ekspor ke AS Mencapai Rekor
Ekspor ke AS naik 33,7% dibanding tahun sebelumnya, dibandingkan 151,8% pada Januari. AS menyumbang 32% dari total ekspor, pangsa tertinggi dalam 36 tahun. Kantor statistik Taiwan memperingatkan bahwa konflik berkepanjangan di Timur Tengah dapat memengaruhi prospek ekspor. Risiko yang disebutkan termasuk jalur pengiriman terganggu, harga bahan bakar lebih tinggi, tekanan pada laba perusahaan (keuntungan bersih), dan sentimen konsumen yang lebih lemah (kepercayaan orang untuk belanja). Arus dana asing bersih (selisih dana masuk dikurangi dana keluar dari investor luar negeri) ke saham Taiwan kembali positif untuk pertama kalinya dalam dua minggu, total USD 1,2 miliar. Artikel ini dibuat menggunakan alat AI (kecerdasan buatan) dan ditinjau oleh editor. Pertumbuhan ekspor dua digit selama 13 bulan berturut-turut menunjukkan tren yang cukup kuat, meski tidak mencapai perkiraan tertinggi. Permintaan global yang berlanjut untuk elektronik kelas atas dan komponen AI adalah pendorong utama. Arus dana asing bersih sebesar USD 1,2 miliar menegaskan investor internasional sedang bersiap untuk kenaikan lanjutan.Strategi Opsi dan Lindung Nilai
TAIEX (indeks utama saham Taiwan) sudah naik lebih dari 4% bulan ini, menembus level 21.000, terutama didorong saham semikonduktor. Kami melihat momentum dari AI ini terbentuk sepanjang 2025, dan kini tampaknya makin cepat. Karena itu, opsi (kontrak yang memberi hak untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu) pada ETF teknologi utama (reksa dana yang diperdagangkan di bursa) terlihat menarik untuk menangkap potensi kenaikan lanjutan. Detail paling menonjol adalah pengiriman ke AS kini menjadi pangsa ekspor tertinggi dalam 36 tahun. Keterkaitan kuat dengan ekonomi AS yang kuat memberi penyangga terhadap pelemahan di tempat lain. Kita perlu mempertimbangkan posisi beli pada Dolar Taiwan Baru (taruhan mata uang akan menguat), karena mata uang ini sudah menguat melewati level 30,5 per USD berdasarkan berita ini. Kita harus tetap waspada terhadap peringatan soal konflik di Timur Tengah. Dengan minyak Brent (patokan harga minyak global) sudah bertahan di sekitar $95 per barel, eskalasi apa pun bisa cepat menaikkan biaya pengiriman dan energi bagi perusahaan Taiwan. Membeli opsi call (hak untuk membeli pada harga tertentu) pada ETF energi bisa menjadi lindung nilai (pelindung risiko) yang efektif terhadap posisi yang fokus pada teknologi. Strategi yang lebih aman adalah memakai bull call spread (membeli call dan menjual call lain agar biaya awal lebih rendah) pada indeks teknologi Taiwan untuk memanfaatkan momentum sambil membatasi biaya awal. Berkaca pada gangguan rantai pasok 2025, kita tahu masalah pengiriman bisa cepat mengguncang pasar. Memasangkan transaksi yang optimistis ini dengan put out-of-the-money (opsi jual dengan harga patokan yang masih jauh dari harga saat ini) pada indeks Asia yang lebih luas memberi lindung nilai murah terhadap kejutan geopolitik. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.