Output manufaktur Inggris naik 0,1% secara bulanan pada Januari, meleset dari perkiraan yang mengantisipasi pertumbuhan 0,2%.

    by VT Markets
    /
    Mar 13, 2026
    Produksi manufaktur Inggris naik 0,1% dibanding bulan sebelumnya pada Januari. Angka ini lebih rendah dari perkiraan 0,2%. Rilis ini mengukur perubahan bulanan pada hasil produksi dari sektor manufaktur Inggris (pabrik dan kegiatan produksi barang). Angka Januari mengikuti data terbaru yang tersedia dari bulan sebelumnya.

    Data Januari Mengisyaratkan Perlambatan Awal

    Kekurangan dari perkiraan pada produksi manufaktur Januari—hanya 0,1%—membuat nada kuartal pertama 2026 menjadi lebih hati-hati. Meski ini data yang lebih lama, ini menjadi tanda awal perlambatan yang kemudian dikonfirmasi oleh angka-angka setelahnya. Data awal PMI (Purchasing Managers’ Index/Indeks Manajer Pembelian, survei untuk melihat kondisi bisnis) untuk Februari juga turun ke 47,1, yang memperkuat pandangan bahwa sektor industri sedang melemah. Kelemahan yang berlanjut ini menekan Bank of England (bank sentral Inggris) untuk mempertimbangkan sikap yang lebih dovish (lebih cenderung menurunkan suku bunga atau melonggarkan kebijakan). Kami kini memasukkan peluang lebih besar adanya pemotongan suku bunga pada kuartal ketiga, berubah dari narasi “lebih tinggi lebih lama” (suku bunga tetap tinggi dalam waktu lama) yang terlihat di akhir 2025. Akibatnya, kami mempertimbangkan strategi bearish (strategi yang mengharapkan harga turun) pada pound Inggris, khususnya terhadap dolar AS. Volatilitas tersirat pada opsi GBP/USD (perkiraan besar-kecilnya pergerakan harga yang tercermin dari harga opsi; opsi adalah kontrak hak beli/jual) naik, karena pelaku pasar memperkirakan potensi penurunan lebih lanjut. Data terbaru menunjukkan pound sudah melemah 1,5% terhadap dolar sejak awal Februari. Untuk FTSE 100 (indeks saham 100 perusahaan terbesar di Bursa London), prospeknya campuran, sehingga membuka peluang transaksi relative value (strategi membandingkan dua aset untuk mencari yang lebih murah/mahal relatif). Pound yang lebih lemah menjadi tailwind (faktor pendukung) bagi perusahaan besar yang banyak berpendapatan dari luar negeri, yang menyumbang lebih dari 75% total pendapatan indeks. Namun, perusahaan yang fokus pada pasar domestik di FTSE 250 (indeks perusahaan menengah di Inggris) berpotensi berkinerja lebih buruk karena permintaan konsumen Inggris yang lesu.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code