Prospek Suku Bunga Kebijakan Dan Pendorong Utama
Arahan bank ini diperkirakan akan tetap memberi ruang untuk perubahan suku bunga ke depan. TD memperkirakan Bank akan mengulang bahwa suku bunga saat ini masih sesuai pada masa penyesuaian struktural (structural adjustment, yaitu perubahan besar dan bertahap pada struktur ekonomi). TD juga memperkirakan Bank akan menegaskan kembali bahwa sulit memprediksi kapan dan ke arah mana perubahan berikutnya pada suku bunga kebijakan. Catatan tersebut menyebut pemangkasan suku bunga (rate cuts, yaitu penurunan suku bunga acuan) lebih sulit dibenarkan jika harga energi global tetap tinggi, tetapi masih mungkin. TD mencontohkan penurunan $38 dalam satu hari perdagangan (intraday fall, yaitu perubahan harga dalam hari yang sama) pada minyak mentah WTI (West Texas Intermediate, acuan harga minyak AS) pada 9 Maret untuk menunjukkan betapa cepat kondisi bisa berubah. Kami melihat Bank of Canada akan menahan suku bunga kebijakan di 2,25% untuk sementara. Bank sedang berada di antara dua tekanan yang berlawanan. Di satu sisi, pertumbuhan dalam negeri melambat, namun di sisi lain, konflik di Iran mendorong harga minyak dan meningkatkan risiko inflasi.Volatilitas Pasar Dan Implikasi Perdagangan
Menengok akhir 2025, pertumbuhan PDB (GDP, Produk Domestik Bruto: total nilai produksi barang dan jasa) hanya 0,5%, dan data awal 2026 menunjukkan tren lemah yang serupa. Ukuran inflasi inti juga menurun, dengan laporan terbaru menunjukkan CPI-trim (metode inflasi inti yang “memangkas” perubahan harga paling ekstrem agar lebih stabil) di 2,8%, makin dekat ke target Bank. Namun, karena minyak mentah WTI saat ini diperdagangkan di atas $95 per barel, sinyal domestik ini tertutup oleh tekanan harga global. Karena itu, kami memperkirakan arahan Bank akan tetap sangat hati-hati dan tidak mengikat (non-committal, yaitu tidak memberi sinyal tegas). Mereka kemungkinan akan mengulang bahwa suku bunga saat ini cocok untuk sekarang dan langkah berikutnya sulit diprediksi. Ketidakpastian tinggi ini membuat taruhan arah yang kuat pada suku bunga menjadi sangat berisiko dalam beberapa minggu ke depan. Situasi di Iran menambah risiko satu arah pada proyeksi Bank. Jika harga minyak tetap tinggi, hal itu hampir pasti mendorong inflasi utama naik lagi. Tekanan inflasi dari sisi atas ini membantu mengimbangi sebagian kelemahan ekonomi yang terlihat dari masalah perdagangan yang masih berlangsung. Dengan latar ini, pelaku pasar perlu siap menghadapi volatilitas besar (volatility, yaitu harga mudah naik-turun dengan cepat). Perubahan harga WTI sebesar $38 dalam satu hari pada 9 Maret menunjukkan betapa cepat sentimen pasar (market sentiment, yaitu suasana dan kecenderungan pelaku pasar untuk optimistis atau pesimistis) bisa berubah. Ini menunjukkan strategi opsi (options strategies, yaitu cara memakai kontrak opsi—hak beli/jual—untuk mengambil peluang) yang bertujuan mendapat untung dari pergerakan harga besar, bukan dari arah tertentu, bisa lebih menarik. Pemangkasan suku bunga jauh lebih sulit di lingkungan harga energi tinggi, tetapi kami tidak menilai itu sepenuhnya tertutup. Tanda apa pun bahwa ketegangan di Timur Tengah mereda (de-escalation, yaitu penurunan intensitas konflik) bisa membuat pasar cepat kembali memperkirakan pemangkasan suku bunga. Kami melihat pola serupa pada 2022 ketika pasar dengan cepat mengubah perkiraan jalur kebijakan bank sentral (central bank paths, yaitu perkiraan arah kebijakan suku bunga ke depan) pada fase awal konflik di Ukraina.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.