Canada Jobs Shock
Data ini menunjukkan pasar tenaga kerja melemah dan dapat memengaruhi perkiraan kebijakan Bank of Canada (bank sentral Kanada). Bank of Canada (BoC) akan rapat minggu depan dan diperkirakan mempertahankan suku bunga, setelah menyatakan pada Januari bahwa kebijakan bertujuan menjaga inflasi (kenaikan harga umum) dekat target 2% dan suku bunga saat ini “masih sesuai”. Harga minyak bisa sedikit mendukung Dolar Kanada karena Kanada adalah eksportir bersih minyak mentah (menjual lebih banyak daripada membeli). Namun, harga energi yang lebih tinggi juga bisa mendorong inflasi. Di AS, pasar kurang memperhatikan data terbaru karena fokus pada ketegangan Timur Tengah. Indeks Dolar AS (US Dollar Index, ukuran kekuatan USD terhadap sekeranjang mata uang utama) diperdagangkan dekat 100,30, tertinggi sejak November 2025. Perkiraan pemangkasan suku bunga The Fed (bank sentral AS) berubah dari lebih dari 50 bps menjadi sekitar 20 bps hingga Desember, berdasarkan data swap Bloomberg (swap suku bunga adalah kontrak pasar untuk memperkirakan arah suku bunga). bps (basis poin) adalah satuan perubahan suku bunga; 100 bps = 1%.Options And Volatility
Trader dapat mempertimbangkan membeli opsi call pada USD/CAD (opsi call adalah hak untuk membeli pada harga tertentu) untuk bersiap jika harga naik, terutama menjelang rapat Bank of Canada minggu depan. Strategi ini memungkinkan ikut potensi kenaikan sambil membatasi risiko turun hanya sebesar premi (biaya) opsi. Bisa mempertimbangkan strike price (harga pelaksanaan) yang menargetkan level 1,3850, yang belum diuji sejak akhir tahun lalu. Walau harga minyak tinggi seharusnya mendukung Dolar Kanada (“Loonie”, sebutan umum untuk CAD), efek ini tertutup oleh arus “flight to safety” (perpindahan dana ke aset yang dianggap aman) ke Dolar AS. Dengan harga minyak WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) stabil di atas $95 per barel selama sebulan terakhir akibat perang AS-Iran, premi risiko geopolitik (tambahan harga karena risiko konflik) lebih menguatkan “Greenback” (sebutan untuk USD) dibanding CAD yang terkait komoditas. Peran dolar sebagai aset aman jadi faktor utama. Kekuatan USD juga didukung perubahan besar pada perkiraan kebijakan The Fed. Beberapa bulan lalu, pasar memperkirakan beberapa kali pemangkasan suku bunga, tetapi risiko inflasi yang bertahan karena konflik mengurangi perkiraan itu menjadi sekitar 20 basis poin pelonggaran untuk setahun penuh. “Hawkish repricing” berarti pasar menilai ulang ke arah kebijakan lebih ketat (suku bunga lebih tinggi lebih lama), sehingga menarik arus modal masuk. Lingkungan saat ini—ketegangan geopolitik dan ketidakpastian bank sentral—juga membuat opsi untuk membeli volatilitas (volatilitas adalah besarnya naik-turun harga) menjadi masuk akal. Strategi seperti long straddle atau strangle (kombinasi beli opsi untuk mendapat keuntungan jika harga bergerak besar ke salah satu arah) bisa untung bila ada pergerakan harga besar setelah ada kabar baru. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.