Perkiraan Bank Sentral Berubah
Sebelum perang, pasar memperkirakan setidaknya dua kali pemangkasan suku bunga The Fed (bank sentral AS) tahun ini, tetapi kini hanya sekitar 20 basis poin (0,20%) pelonggaran yang diperhitungkan hingga Desember, berdasarkan swap Bloomberg (kontrak derivatif untuk bertukar arus bunga). Pasar juga sepenuhnya memperhitungkan kenaikan suku bunga ECB (bank sentral zona euro) pada Juli dan menaikkan perkiraan pengetatan BoE (bank sentral Inggris) hingga akhir tahun. Indeks Dolar AS naik di atas 100, tertinggi sejak November 2025, sementara imbal hasil (yield, tingkat keuntungan obligasi) US 10-year (obligasi pemerintah AS 10 tahun) bertahan sekitar 4,25% dekat level tertinggi lima minggu. US Core PCE (inflasi inti versi The Fed, tidak memasukkan makanan dan energi) naik 0,4% MoM (bulan ke bulan) pada Januari dan 3,0% YoY (tahun ke tahun), dan pertumbuhan PDB (GDP) Q4 adalah 0,7% dibanding perkiraan 1,4%. Pada grafik 4 jam, harga turun di bawah SMA 100-periode (rata-rata bergerak sederhana 100 batang) dekat $5.163 dan menguji SMA 200-periode di sekitar $5.083. RSI (Relative Strength Index, indikator momentum) berada dekat 42, sementara ADX (Average Directional Index, indikator kekuatan tren) naik menuju 20. Dengan tekanan pada emas, kita bisa mempertimbangkan posisi untuk penembusan turun di bawah level psikologis $5.000. Membeli opsi put (hak untuk menjual pada harga tertentu) dengan strike (harga patokan) sekitar $4.900 atau $4.850 untuk jatuh tempo April 2026 memberi cara jelas untuk mendapat untung jika terjadi gelombang jual baru. Pengaturan teknikal pada grafik mendukung arah ini, karena momentum jelas melemah.Ide Posisi Strategis
Situasi ini mirip krisis energi sebelumnya ketika peristiwa geopolitik memicu tekanan stagflasi (inflasi tinggi saat pertumbuhan melambat). Dengan minyak mentah WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) kini diperdagangkan di atas $150 per barel, harga yang tidak terlihat lebih dari satu dekade, risiko demand destruction (permintaan turun karena harga terlalu mahal) meningkat, terlihat dari data PDB Q4 2025 yang lemah. Indeks Volatilitas CBOE (VIX, ukuran “rasa takut” pasar) juga tetap tinggi di atas 25, menandakan stres pasar dan ketidakpastian dalam beberapa minggu ke depan. Kekuatan dolar AS berasal dari daya tarik safe-haven (aset “tempat aman” saat pasar bergejolak) dan penyesuaian ulang perkiraan terhadap The Fed. Karena pasar kini tidak lagi memperhitungkan pemangkasan suku bunga tahun ini, kita dapat mempertahankan posisi long dolar (bertaruh dolar naik), terutama terhadap mata uang yang bank sentralnya mungkin lebih lambat merespons. Kita juga bisa menyatakan pandangan bearish pada obligasi (bertaruh harga obligasi turun/yield naik) dengan melakukan short kontrak futures (kontrak berjangka) Treasury 10 tahun, dengan harapan yield menembus di atas 4,25%. Bagi yang menilai premi geopolitik (tambahan harga karena risiko perang) bisa mereda sementara, menjual iron condor (strategi opsi: menjual call dan put di luar harga pasar untuk mendapat premi) pada emas bisa efektif. Dengan menjual opsi call out-of-the-money (call dengan strike di atas harga sekarang) di atas $5.250 dan opsi put out-of-the-money (put dengan strike di bawah harga sekarang) di bawah $4.950, kita bisa mengumpulkan premi (uang yang diterima dari menjual opsi) dari pergerakan harga yang masih dalam kisaran. Ini bertaruh bahwa emas tetap terjepit antara fungsi safe-haven dan tekanan dari suku bunga yang lebih tinggi.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.