Subpoena Terhadap Powell Dibatalkan
Putusan ini memengaruhi penyelidikan pidana (penyelidikan kasus kriminal) yang dipimpin Jaksa AS Jeanine Pirro terhadap Powell. Penyelidikan itu melihat apakah Powell memberi kesaksian palsu kepada Kongres musim panas lalu tentang proyek renovasi Federal Reserve. Powell membuat pernyataan publik pada 11 Januari. Ia mengatakan penyelidikan itu dipakai sebagai dalih, terkait tekanan terhadap Federal Reserve agar memangkas suku bunga dan melemahkan kemandiriannya. Keputusan hakim untuk membatalkan *subpoena* terhadap Ketua Federal Reserve adalah peristiwa penting. Ini menghilangkan ketidakpastian politik besar yang membayangi pasar sejak musim panas lalu. Kita bisa memperkirakan volatilitas tersirat (perkiraan besar-kecilnya naik-turun harga di masa depan yang dihitung dari harga opsi) turun dalam beberapa minggu ke depan, terlihat dari indeks VIX (indeks yang mengukur “ketakutan”/gejolak pasar lewat harga opsi) yang sudah turun dari sekitar 19 ke di bawah 16 setelah berita muncul. Putusan ini langsung memengaruhi perkiraan suku bunga, karena ancaman pemotongan suku bunga karena tekanan politik berkurang. Dari CME FedWatch Tool (alat yang memakai harga kontrak berjangka untuk memperkirakan peluang perubahan suku bunga The Fed), pasar segera mengubah perkiraan peluang pemotongan suku bunga April dari hampir 40% menjadi hanya 15%. Ini menunjukkan keyakinan bersama bahwa The Fed akan tetap berpegang pada pendekatan berbasis data (keputusan dibuat berdasarkan data ekonomi, bukan tekanan pihak lain).Implikasi Pasar Untuk Suku Bunga Dan Dolar
Ini makin relevan karena data inflasi terbaru menunjukkan Indeks Harga Konsumen (CPI, ukuran perubahan harga barang dan jasa yang dibayar konsumen) Februari masih tinggi di 3,1%. The Fed yang independen lebih mungkin menahan suku bunga untuk melawan inflasi ini, bukan menyerah pada tekanan luar. Trader sebaiknya menyesuaikan posisi pada kontrak berjangka suku bunga (*futures*, kontrak untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu di masa depan) dan opsi (*options*, kontrak yang memberi hak—bukan kewajiban—untuk membeli/menjual) agar mencerminkan arah kebijakan yang lebih ketat (*hawkish*, cenderung menaikkan/menahan suku bunga demi menekan inflasi), atau setidaknya kurang longgar (*dovish*, cenderung menurunkan suku bunga demi mendorong pertumbuhan). Kita bisa mengingat kegelisahan pasar pada periode 2018–2019, saat tekanan politik serupa pada The Fed memicu lonjakan volatilitas. Kemenangan hukum bagi Powell ini mengarah pada lingkungan kebijakan yang lebih stabil dibanding waktu itu. Stabilitas ini memudahkan perencanaan jangka panjang dan menurunkan biaya perlindungan jangka pendek (*hedge*, strategi untuk mengurangi risiko kerugian). Dengan kemandirian Federal Reserve ditegaskan kembali, dolar AS seharusnya punya dasar yang lebih kuat. The Fed yang fokus mengendalikan inflasi domestik mendukung mata uang yang lebih kuat. Karena itu, kita perlu meninjau ulang posisi apa pun yang bertaruh pada pelemahan dolar yang besar dalam waktu dekat.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.