Indeks Harga Rumah China turun menjadi -3,2%, dibandingkan penurunan -3,1% pada bulan sebelumnya.

    by VT Markets
    /
    Mar 16, 2026
    Indeks harga rumah di China turun 3,2% pada Februari. Ini lebih dalam dibanding penurunan 3,1% pada periode sebelumnya. Perubahan ini menunjukkan penurunan harga rumah tahunan yang sedikit lebih cepat dibanding data sebelumnya. Tidak ada angka atau rincian lain yang diberikan.

    Kemerosotan Properti Makin Buruk

    Data terbaru yang menunjukkan indeks harga rumah China turun ke -3,2% pada Februari menegaskan kemerosotan properti semakin parah. Percepatan kecil namun penting dari -3,1% pada Januari ini menunjukkan langkah dukungan pemerintah pada akhir 2025 tidak mampu menghentikan penurunan. Karena itu, pandangan pesimistis (bearish, yaitu memperkirakan harga aset akan turun) terhadap aset yang terkait langsung dengan konstruksi China dan kepercayaan konsumen perlu dipertahankan. Kelemahan ini sudah menekan logam industri (bahan logam untuk pabrik dan pembangunan), terlihat dari kontrak berjangka (futures, yaitu perjanjian jual-beli di harga tertentu untuk waktu mendatang) bijih besi di Singapore Exchange turun 8% selama sebulan terakhir hingga mendekati $108 per ton. Pola yang sama terjadi sepanjang 2024 dan 2025, ketika gagal bayar (default, yaitu tidak mampu membayar utang) pengembang properti menghantam permintaan baja. Trader dapat mempertimbangkan membeli opsi jual (put, yaitu hak untuk menjual aset pada harga tertentu; umumnya dipakai saat memprediksi harga turun) pada perusahaan tambang atau melakukan posisi jual (shorting, yaitu mencari untung saat harga turun dengan menjual dulu lalu membeli kembali lebih murah) pada dolar Australia, yang pekan lalu menyentuh level terendah empat bulan di 0,6510 terhadap dolar AS. Dampak kekayaan negatif (negative wealth effect, yaitu orang merasa “lebih miskin” saat nilai aset seperti rumah turun sehingga mengurangi belanja) juga meluas, terlihat dari laporan penjualan ritel pekan lalu yang mengecewakan dengan pertumbuhan hanya 2,9%. Ini menunjukkan konsumen lebih banyak menabung daripada belanja karena tidak yakin dengan nilai aset utama mereka. Kami melihat peluang pada pembelian opsi jual (put options) untuk ETF (Exchange-Traded Fund, yaitu produk investasi mirip reksa dana yang diperdagangkan seperti saham) yang terdaftar di Hong Kong dan mengikuti saham konsumen serta finansial China untuk beberapa minggu ke depan.

    Kemungkinan Stimulus Tambahan

    Kami memperkirakan Bank Sentral China (People’s Bank of China) akan terdorong menambah stimulus (kebijakan untuk mendorong ekonomi, misalnya menurunkan suku bunga atau menambah likuiditas), yang kemungkinan memberi tekanan turun pada yuan. Yuan offshore (yuan yang diperdagangkan di luar China daratan) sudah melemah melewati 7,28 per dolar bulan ini, titik terlemahnya pada 2026. Ini menguatkan strategi memegang posisi beli (long, yaitu diuntungkan jika nilai naik) pada dolar AS terhadap sekeranjang mata uang yang sensitif terhadap pertumbuhan China.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code