AUD/USD stabil di sekitar 0,7010 pada perdagangan Asia setelah dua sesi penurunan, menyusul rilis data ekonomi China.

    by VT Markets
    /
    Mar 16, 2026
    AUD/USD naik setelah dua hari turun, diperdagangkan dekat 0,7010 pada jam Asia pada Senin. Pergerakan ini terjadi setelah rilis data ekonomi China, yang bisa memengaruhi Dolar Australia karena hubungan dagang China–Australia. Badan Statistik Nasional China menyebut Penjualan Ritel (nilai penjualan barang ke konsumen) naik 2,8% dibanding tahun sebelumnya pada Februari, di atas perkiraan 2,5% dan 0,9% pada Desember. Produksi Industri (output pabrik dan sektor manufaktur) naik 6,3% dibanding tahun sebelumnya, melampaui perkiraan 5,1% dan 5,2% sebelumnya.

    Pelemahan Dolar Mendukung Sentimen Risiko

    Pasangan ini tetap didukung karena Dolar AS melemah sementara kekhawatiran pasar mereda, setelah The Guardian melaporkan Menteri Energi AS Chris Wright memperkirakan konflik AS–Israel dengan Iran akan berakhir dalam “beberapa minggu ke depan”. Laporan itu menyebut ini bisa membuat pasokan minyak pulih dan harga energi turun. Ketegangan juga meningkat setelah pasukan AS dilaporkan menargetkan setiap lokasi militer di Pulau Kharg, yang menangani hampir 90% ekspor minyak Iran. Presiden Donald Trump mengatakan infrastruktur minyak tidak diserang, sementara Iran memperingatkan bisa membalas terhadap fasilitas minyak yang terkait AS di kawasan. Trump meminta negara sekutu, termasuk Inggris, Prancis, China, dan Jepang, membantu mengamankan Selat Hormuz, dengan laporan kemungkinan pengumuman Gedung Putih dalam waktu dekat. Menteri luar negeri Uni Eropa bertemu di Brussel untuk membahas respons laut (operasi kapal perang) terhadap penutupan Selat tersebut. Perhatian kini tertuju pada rapat bank sentral AS (Federal Reserve) pada Rabu. Tidak ada perubahan pada suku bunga acuan (tingkat bunga utama) yang diperkirakan, dengan fokus pada arahan kebijakan untuk sisa tahun ini dan risiko inflasi (kenaikan harga) terkait harga energi yang lebih tinggi.

    Data China Mengangkat Prospek Dolar Australia

    Data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan memberi dorongan jangka pendek bagi dolar Australia. Ekspor komoditas Australia ke China tetap kuat, dengan pengiriman bijih besi pada Februari 2026 mencapai lebih dari 78 juta ton. Kekuatan ini menunjukkan bahwa menjual opsi put out-of-the-money (kontrak yang memberi hak menjual di harga tertentu, tetapi saat ini masih jauh dari harga pasar; dipakai untuk mendapat premi) pada AUD/USD bisa menjadi strategi untuk mengumpulkan premi (biaya yang diterima penjual opsi) selama level 0,7000 bertahan. Laporan yang saling bertentangan dari Timur Tengah menciptakan ketidakpastian besar untuk dolar AS dan pasar minyak. Meski pembicaraan konflik berakhir mengurangi ketakutan langsung, serangan AS di Pulau Kharg menambah risiko eskalasi. Tarik-menarik sentimen ini membuat perdagangan volatilitas jangka pendek (naik-turunnya harga), misalnya lewat opsi pada indeks VIX (indeks yang mengukur tingkat ketakutan/volatilitas pasar saham AS), menjadi pertimbangan penting. Kita perlu bersiap terhadap risiko lonjakan harga minyak mendadak, karena hampir 90% ekspor minyak Iran kini terancam. Sebagai gambaran, harga minyak Brent (patokan harga minyak global) sempat melonjak 12% dalam satu minggu pada pertengahan 2025 ketika pengiriman kembali terancam di Selat Hormuz. Karena itu, membeli opsi call pada kontrak berjangka minyak mentah (kontrak untuk membeli di masa depan pada harga tertentu; opsi call memberi hak membeli) bisa menjadi lindung nilai (perlindungan dari risiko) penting untuk portofolio dalam beberapa minggu ke depan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code