Menyusul data positif dari Tiongkok, dolar Selandia Baru menopang NZD/USD di sekitar 0,5810—tetap di atas 0,5800—di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga RBNZ.

    by VT Markets
    /
    Mar 16, 2026
    NZD/USD diperdagangkan dekat 0,5810 pada jam perdagangan Asia hari Senin, mempertahankan kenaikan setelah empat hari turun dan tetap di atas 0,5800. Dolar Selandia Baru didukung oleh data ekonomi terbaru dari China, mitra dagang utama. Badan Statistik Nasional China melaporkan Penjualan Ritel (total nilai penjualan ke konsumen) naik 2,8% dibanding tahun sebelumnya pada Februari, di atas perkiraan 2,5% dan lebih tinggi dari 0,9% pada Desember. Produksi Industri (output pabrik, tambang, dan utilitas) naik 6,3% dibanding tahun sebelumnya, melampaui perkiraan 5,1% dan angka sebelumnya 5,2%.

    Rbnz Rate Path In Focus

    Pasar menilai peluang Bank Sentral Selandia Baru (Reserve Bank of New Zealand/RBNZ) menaikkan suku bunga tahun ini, karena harga minyak yang lebih tinggi terkait konflik Timur Tengah mendorong biaya bensin dan tarif pesawat. Perhitungan pasar menunjukkan kenaikan 25 basis poin (0,25%) pada September dan peluang lebih dari 70% untuk kenaikan lagi pada Desember. Dolar AS melemah karena kekhawatiran pasar (risk aversion: kecenderungan investor menghindari aset berisiko) mereda setelah laporan bahwa AS mungkin membentuk koalisi untuk mengawal kapal melalui Selat Hormuz (jalur laut penting pengiriman minyak). Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan konflik AS-Israel dengan Iran bisa berakhir dalam “beberapa minggu ke depan”, yang dapat mendukung pasokan minyak dan menurunkan harga energi.

    China Demand And Usd Drivers

    Dukungan yang diharapkan dari China juga ternyata tidak sekuat yang diharapkan. Data terbaru Caixin Manufacturing PMI (Purchasing Managers’ Index/indeks manajer pembelian: survei aktivitas bisnis sektor manufaktur; di atas 50 berarti ekspansi) untuk Februari berada di 50,9, yang menunjukkan ekspansi tipis dan menyoroti tekanan yang masih ada di perekonomian mereka. Ini berarti NZD tidak lagi bisa bergantung pada permintaan kuat dari mitra dagang terbesar untuk mendorong nilainya naik. Di sisi lain, arah dolar AS kini menjadi faktor utama, dengan Federal Reserve memberi sinyal potensi pemangkasan suku bunga mulai pertengahan tahun. Alat CME FedWatch (indikator berbasis data pasar untuk memperkirakan peluang perubahan suku bunga) menunjukkan peluang lebih dari 65% pemangkasan suku bunga pada rapat Juli, yang membatasi penguatan USD yang besar. Tarik-menarik antara NZD yang lemah dan USD yang berpotensi melemah ini menunjukkan bahwa membeli volatilitas (volatilitas: besarnya naik-turun harga) lewat opsi seperti straddle (strategi opsi membeli call dan put pada harga dan jatuh tempo yang sama untuk mengambil peluang dari pergerakan besar, naik atau turun) bisa menjadi strategi yang lebih bijak untuk beberapa minggu ke depan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code