Inflasi Timur Tengah Dan Tekanan Suku Bunga
Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah telah mendorong harga Minyak naik dan menambah kekhawatiran inflasi berlanjut. Biaya bensin AS yang lebih tinggi meningkatkan pengeluaran rumah tangga, yang dapat menjaga perkiraan inflasi tetap tinggi dan membuat kebijakan ketat (kebijakan suku bunga tinggi untuk menahan inflasi) bertahan lebih lama. Amerika Serikat baru-baru ini menargetkan pusat utama ekspor Minyak Iran di Pulau Kharg, meningkatkan kekhawatiran tentang pasokan energi global. Washington mengatakan konflik dapat berakhir dalam beberapa minggu dan membahas koalisi internasional untuk melindungi pengiriman melalui Selat Hormuz (jalur laut penting pengiriman minyak), tetapi ketidakpastian masih ada. Risiko geopolitik (risiko dari konflik atau ketegangan antarnegara) dapat mendukung permintaan aset safe haven (aset “tempat berlindung” saat pasar tidak pasti), yang dapat membatasi penurunan lebih lanjut pada perak. Dukungan ini muncul bersamaan dengan tekanan dari perkiraan suku bunga tinggi lebih lama. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.