Technical Trend Signals
Penutupan harga yang lebih rendah dari area 1,36 dan ketidakmampuan kembali ke rata-rata jangka pendek menunjukkan bahwa kenaikan sementara bisa menghadapi tekanan turun lanjutan. Grafik harian menunjukkan pasangan ini bergerak turun dalam pola descending channel (kanal menurun, yaitu pergerakan harga di antara dua garis tren yang sama-sama menurun). Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di sekitar 39, di bawah titik tengah 50. RSI adalah indikator yang mengukur kekuatan beli vs jual; angka di bawah 50 biasanya berarti tekanan jual masih dominan, tetapi belum masuk area oversold (jenuh jual, kondisi ketika harga sudah turun terlalu jauh dan berpotensi memantul). Bias bearish pada GBP/USD masih bertahan saat pasangan ini menguji support 1,3300. Gagal kembali ke atas moving averages (rata-rata pergerakan, indikator untuk melihat arah tren) yang lebih tinggi menunjukkan setiap kenaikan kemungkinan akan dibalas dengan tekanan jual. Kelemahan teknikal ini memberi sinyal bahwa momentum turun masih menguasai. Dengan kondisi ini, trader bisa mempertimbangkan membeli put options (opsi jual, kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu) dengan strike price (harga kesepakatan) di bawah support 1,3300 saat ini, seperti 1,3250 atau 1,3200. Posisi ini untung jika nilai pasangan terus turun dalam beberapa minggu ke depan. Jatuh tempo (expiration, tanggal berakhirnya kontrak) yang ditargetkan adalah akhir April atau awal Mei 2026 untuk menangkap pergerakan yang diperkirakan.Options Strategy Considerations
Pandangan ini didukung faktor fundamental, karena data inflasi Inggris terbaru untuk Februari 2026 turun menjadi 1,7%, sehingga menekan Bank of England untuk mempertimbangkan pemotongan suku bunga. Sebaliknya, data US Non-Farm Payrolls (NFP, laporan jumlah pekerjaan di luar sektor pertanian AS) terbaru menunjukkan penambahan 210.000 pekerjaan, melampaui perkiraan dan mengisyaratkan The Federal Reserve akan menahan suku bunga. Perbedaan arah kebijakan ini mendukung dolar AS. Ini berbeda dari sentimen sepanjang 2025, ketika inflasi jasa yang terus tinggi membuat Bank of England lebih hawkish (cenderung menaikkan suku bunga untuk menahan inflasi). Pendorong bullish (cenderung naik) untuk pound itu kini memudar. Karena itu, kenaikan saat ini lebih terlihat sebagai pantulan koreksi dalam tren turun, bukan pembalikan arah yang nyata. Bagi yang ingin menekan biaya premi (premium, biaya untuk membeli opsi) atau memperkirakan penurunan yang pelan, bear call spread bisa menjadi strategi. Strategi ini berarti menjual call option (opsi beli, kontrak yang memberi hak membeli pada harga tertentu) pada strike yang lebih rendah, misalnya sekitar 1,3400, lalu membeli call lain pada strike lebih tinggi, seperti 1,3500. Strategi ini untung jika pasangan tetap di bawah strike yang lebih rendah sampai tanggal jatuh tempo.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.