Saham Celanese menghadapi resistensi di sekitar $61,24 saat investor mengamati potensi penembusan (breakout) atau tekanan bearish yang kembali menguat

    by VT Markets
    /
    Mar 17, 2026
    Celanese Corporation (NYSE: CE) membuat bahan rekayasa (bahan yang dirancang khusus agar kuat, tahan panas, atau punya sifat tertentu) dan produk asetil (bahan kimia berbasis asetil yang dipakai untuk membuat plastik, perekat, cat, dan bahan industri lain) yang digunakan di area seperti komponen otomotif dan elektronik konsumen. Harga sahamnya sempat mencapai puncak mendekati $62 pada musim panas 2024 sebelum turun pada paruh kedua 2024. CE menyentuh titik terendah di sekitar $35–36 pada akhir Desember, lalu bangkit ke sekitar $61 pada akhir Januari 2026. Harga kesulitan di $61,24, yang sama dengan area puncak sebelumnya pada musim panas 2024. Saham ini menguji $61,24 dua kali pada 2026, yaitu akhir Januari dan pertengahan Maret. Kedua percobaan itu gagal menembus dan diikuti pembalikan arah yang tajam (harga berbalik cepat ke arah sebaliknya). CE sekarang berada di dekat $56, level yang sebelumnya menjadi support dan resistance (support: area harga yang sering menahan penurunan; resistance: area harga yang sering menahan kenaikan). Area ini dipantau sebagai acuan kedua. Pergerakan naik (bullish: skenario harga cenderung naik) butuh penutupan harian yang terkonfirmasi di atas $61,24, bukan hanya sempat lewat saat jam perdagangan (intraday: pergerakan dalam satu hari). Jika itu terjadi, harga akan berada di atas $62 dengan hambatan penjualan yang lebih kecil (overhead supply: saham yang dibeli di harga lebih tinggi dan cenderung dijual saat harga kembali mendekati area itu). Skenario turun (bearish: skenario harga cenderung turun) tetap berlaku jika $61,24 terus menjadi “atap” dan harga turun menembus $56. Ini bisa membuka peluang turun ke kisaran pertengahan hingga atas $40-an, sementara penutupan harian di bawah $50 akan membatalkan tren pemulihan (recovery trend: arah naik setelah sebelumnya turun). Per 17 Maret 2026, Celanese berada di titik penting setelah gagal untuk kedua kalinya menembus resistance $61,24. Level ini penting karena merupakan puncak pada musim panas 2024, sebelum saham mulai turun panjang. Penolakan dua kali ini menunjukkan penjual masih menguasai area harga tersebut, sehingga menjadi penghalang besar untuk kenaikan berikutnya. Keraguan pasar ini didukung data ekonomi terbaru yang menunjukkan sektor industri melambat. ISM Manufacturing PMI Februari 2026, indikator utama aktivitas pabrik (PMI: angka survei; di atas 50 berarti ekspansi/bertumbuh, di bawah 50 berarti kontraksi/menyusut), tercatat 49,8, sedikit di bawah ambang 50. Ditambah penjualan mobil yang datar pada Januari dan Februari, ini menguatkan pandangan bahwa permintaan industri mungkin belum cukup kuat untuk mendorong CE menembus “tembok” pasokan di area tersebut. Bagi trader (pelaku jual-beli jangka pendek) yang memperkirakan harga turun, kegagalan di $61,24 memberi peluang yang jelas. Membeli opsi put (kontrak yang memberi hak menjual saham pada harga tertentu) dengan strike price (harga patokan dalam kontrak) di bawah zona support $56, seperti put $55 atau $52,50 jatuh tempo Mei, bisa menjadi strategi. Ini memungkinkan ikut dalam potensi penurunan ke kisaran $40-an sambil membatasi risiko maksimum pada transaksi (karena kerugian pembeli opsi terbatas pada premi yang dibayar). Di sisi lain, kenaikan kuat dari bawah $36 pada akhir 2024 tidak bisa diabaikan, yang didorong laporan laba kuartal empat yang kuat pada Januari 2025. Ini menunjukkan minat beli besar pada harga lebih rendah. Pihak bullish hanya menunggu sinyal jelas bahwa penjual di $61,24 sudah melemah sebelum menambah dana. Trader bullish yang sabar sebaiknya menunggu penutupan harian yang terkonfirmasi di atas $61,24 sebelum bertindak. Jika itu terjadi, membeli opsi call (kontrak yang memberi hak membeli saham pada harga tertentu) atau membuat bull call spread (strategi dua opsi untuk membatasi biaya dan potensi untung), misalnya membeli call $62,50 dan menjual call $67,50, bisa dipakai untuk memanfaatkan penembusan (breakout: harga menembus level penting). Cara ini menghindari terjebak dalam pergerakan yang tidak jelas (chop: harga naik-turun tanpa arah) dan hanya masuk saat momentum naik (dorongan arah naik) sudah terkonfirmasi. Saat ini, tarik-menarik antara pembeli dan penjual membuat implied volatility (perkiraan volatilitas yang “tercermin” dari harga opsi; makin tinggi berarti pasar memperkirakan pergerakan besar) tetap tinggi, sehingga opsi lebih mahal. Kondisi ini bisa cocok untuk strategi menjual opsi, seperti credit spread (strategi menerima premi di awal dengan risiko dibatasi), bagi yang yakin saham akan tetap berada di antara $56 dan $61 dalam waktu dekat. Contohnya, menjual put credit spread di bawah $56 bisa menjadi cara mendapat untung jika level support itu bertahan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code