Ekonom Ekonom Societe Generale mengatakan bahwa reformasi “debt brake” Jerman serta anggaran 2025–2026 meningkatkan prospek pertumbuhan kawasan euro.

    by VT Markets
    /
    Mar 17, 2026
    Rem utang Jerman (aturan yang membatasi utang pemerintah) direformasi tahun lalu agar pemerintah bisa menyediakan lebih banyak dana untuk infrastruktur (misalnya jalan, rel, jaringan listrik) dan pertahanan. Anggaran 2025 dan 2026 kini sudah disetujui, dan belanja pemerintah diperkirakan naik tahun ini. Defisit anggaran Jerman (selisih saat belanja pemerintah lebih besar daripada pemasukan) diperkirakan naik dari 2,7% dari PDB (Produk Domestik Bruto, ukuran nilai total ekonomi) pada 2025 menjadi di atas 4% tahun ini. Angka ini diperkirakan tetap tinggi sampai 2029.

    Growth And Policy Transmission

    Dua faktor akan menentukan dampak ke pertumbuhan ekonomi dan dampak ke negara lain: kapasitas ekonomi yang masih tersisa (misalnya pabrik/tenaga kerja yang belum terpakai maksimal) di Jerman dan kawasan euro, serta respons kebijakan Bank Sentral Eropa/ECB (lembaga yang mengatur suku bunga). Respons yang lebih lambat bisa mendorong pertumbuhan lebih besar di Jerman dan negara lain, tetapi juga bisa meningkatkan tekanan inflasi (kenaikan harga). Jerman dinilai hanya punya “output gap” kecil (selisih antara ekonomi aktual dan kemampuan maksimalnya). Pasar tenaga kerja juga ketat (sulit mencari pekerja) karena tekanan demografi (penduduk menua). Sebagian dana investasi diperkirakan mengalir ke konsumsi (belanja rumah tangga), sehingga dorongan pertumbuhan bisa terbatas. Pertumbuhan tahunan Jerman diproyeksikan lebih tinggi sekitar 0,5pp sampai 0,8pp hingga 2029 (pp = poin persentase, yaitu selisih langsung antar persentase). Risiko inflasi terutama cenderung meningkat. Dampak ke negara lain di kawasan euro diperkirakan paling terasa dalam dua tahun pertama. Dampak total terhadap PDB kawasan euro diperkirakan 0,25pp, dengan batas atas 0,5pp.

    Market Implications And Positioning

    Berdasarkan stimulus fiskal (dorongan ekonomi lewat belanja/pajak pemerintah) yang disetujui tahun lalu untuk 2025, kami memperkirakan defisit anggaran Jerman melebar dari 2,7% menjadi di atas 4% dari PDB tahun ini. Belanja ini ditujukan untuk infrastruktur dan pertahanan, sehingga langsung mendorong ekonomi Jerman. Tanda awal sudah terlihat: produksi industri Jerman naik 1,0% dibanding bulan sebelumnya pada Januari. Risiko utama: dorongan belanja ini lebih banyak memicu inflasi daripada pertumbuhan, terutama karena pasar tenaga kerja Jerman tetap ketat akibat demografi. Perkiraan cepat (flash estimate = rilis awal) inflasi HICP kawasan euro (HICP = ukuran inflasi standar Uni Eropa) untuk Februari menunjukkan inflasi 2,6% dan masih sulit turun. Ini berarti tekanan harga bertahan bahkan sebelum belanja baru benar-benar terasa. Karena itu, perlu mempertimbangkan posisi yang mengantisipasi inflasi terus lebih tinggi dari perkiraan, misalnya memakai swap inflasi (kontrak keuangan untuk bertaruh/menukar arus pembayaran berdasarkan inflasi). Situasi ini mendorong imbal hasil obligasi (bond yields = tingkat keuntungan obligasi) naik karena pasar memperkirakan inflasi lebih tinggi dan kemungkinan respons kebijakan dari ECB. Imbal hasil obligasi pemerintah Jerman 10 tahun (bund = obligasi pemerintah Jerman) sudah naik 25 basis poin dalam sebulan terakhir (basis poin = 0,01%). Kami melihat peluang untuk mengambil posisi jual (short = mendapat untung jika harga turun) pada kontrak berjangka obligasi pemerintah Jerman (futures = kontrak jual/beli di masa depan), seperti Bund atau Bobl (futures untuk obligasi tenor menengah), agar bisa memanfaatkan tren ini. Untuk saham, belanja fiskal bisa mendukung laba perusahaan Jerman, terutama sektor industri dan pertahanan. Dengan indeks Ifo Business Climate (survei sentimen bisnis di Jerman) pada Maret naik ke 93,5, kami melihat peluang kenaikan yang lebih terarah. Membeli opsi beli (call options = hak untuk membeli pada harga tertentu) pada indeks DAX (indeks saham utama Jerman) memberi cara ikut potensi kenaikan sambil membatasi risiko. Dampak pertumbuhan tidak hanya di Jerman; efek limpahan (spillover = dampak ke negara lain) diperkirakan mengangkat PDB kawasan euro. Perbaikan yang lebih luas ini, ditambah risiko inflasi yang naik, bisa menguatkan euro. Kami menilai posisi beli euro (long = diuntungkan jika naik) terhadap dolar AS makin menarik sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code