Menjelang keputusan The Fed, para pedagang menekan indeks Dolar hingga turun, di tengah pelemahan luas dan ketegangan Iran.

    by VT Markets
    /
    Mar 18, 2026
    Indeks Dolar (DXY) turun untuk hari kedua, ditutup sekitar 0,1% lebih rendah di 99,57 pada Selasa. Pergerakan ini terjadi karena pasar bersiap menjelang keputusan Federal Reserve (The Fed, bank sentral AS) dan bereaksi terhadap ketegangan geopolitik terkait Iran. The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga (interest rates: biaya meminjam uang) tetap pada Kamis pukul 2AM SGT. Fokusnya adalah bagaimana pembuat kebijakan merespons jika perang mendorong inflasi (kenaikan harga) tetapi juga menekan lapangan kerja. Pernyataan The Fed bisa menyebut risiko dari perang Iran dan memakai bahasa yang lebih seimbang tentang arah suku bunga ke depan (rate path: perkiraan arah kebijakan suku bunga). Pernyataan itu bisa menyoroti risiko inflasi naik dan risiko lapangan kerja melemah. Dalam Summary of Economic Projections (ringkasan perkiraan ekonomi), pasar memperkirakan kenaikan tajam pada perkiraan inflasi PCE tahun ini (PCE inflation: ukuran inflasi pilihan The Fed berdasarkan pengeluaran konsumsi pribadi) dan penurunan kecil pada aktivitas ekonomi. Proyeksi median (angka tengah dari semua proyeksi) masih diperkirakan menunjukkan satu kali pemangkasan suku bunga 25 bps tahun ini (25 bps: 0,25 poin persentase). Melihat kembali analisis dari awal 2025, indeks dolar terlihat melemah menjelang keputusan The Fed. DXY turun untuk hari kedua ke 99,57 ketika pasar bersiap menghadapi bank sentral dan bereaksi terhadap risiko geopolitik. Kondisi ini menunjukkan dolar berpeluang turun dalam jangka pendek. Saat itu, pasar memperkirakan The Fed menahan suku bunga, yang terlihat dari CME FedWatch (alat yang memperkirakan peluang keputusan suku bunga dari harga kontrak berjangka) dengan peluang di atas 90% untuk rapat Maret 2025. Pasar juga menilai hanya akan ada satu pemotongan 25 basis poin pada akhir tahun itu. Ini membuat proyeksi ekonomi terbaru The Fed lebih penting daripada keputusan suku bunganya. Ketidakpastian dari konflik di Iran memicu lonjakan volatilitas tersirat (implied volatility: perkiraan naik-turun harga yang “dibaca” dari harga opsi), terlihat dari indeks VIX (indikator ketakutan pasar saham AS) yang naik di atas 20. Dalam kondisi ini, membeli perlindungan lewat opsi (options: kontrak hak beli/jual pada harga tertentu), seperti put (opsi jual untuk melindungi saat harga turun) pada indeks saham luas seperti SPX (indeks S&P 500), bisa menjadi langkah yang masuk akal. Lindung nilai (hedging: mengurangi risiko kerugian) terhadap risiko penurunan mendadak akibat berita geopolitik perlu diprioritaskan. Konflik itu juga membuka peluang pada derivatif energi (kontrak turunan nilainya mengikuti harga energi), ketika futures minyak WTI (kontrak berjangka minyak mentah acuan AS) melonjak dari kisaran pertengahan US$80 menuju US$95 per barel pada periode tersebut. Volume transaksi untuk call options (opsi beli untuk mendapat untung saat harga naik) pada minyak mentah dan ETF energi (ETF: reksa dana yang diperdagangkan seperti saham) juga meningkat. Ini tetap menjadi strategi kunci untuk bersiap menghadapi guncangan pasokan yang dapat mendorong inflasi lebih tinggi. Mengingat tujuan The Fed yang saling bertentangan—menekan inflasi sambil menjaga risiko turunnya lapangan kerja—kita perlu mengantisipasi dolar yang bergerak tidak menentu dan cenderung dalam kisaran (range-bound: naik-turun dalam batas tertentu). Ini membuat strategi seperti menjual strangle (menjual dua opsi: put dan call di luar harga sekarang untuk mendapat premi) pada pasangan mata uang utama seperti EUR/USD bisa efektif. Tujuannya mengumpulkan premi (premium: uang yang diterima penjual opsi) dari volatilitas yang tinggi saat pasar menunggu arah kebijakan yang lebih jelas dari The Fed.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code