Analis Deutsche Bank mengatakan Brent tetap di atas US$100, sementara rentang harian yang lebih sempit mengindikasikan volatilitas minyak mereda

    by VT Markets
    /
    Mar 18, 2026
    Brent crude tetap di atas $100 per barel, berakhir di $103,42 setelah naik 3,20% dan ditutup di atas $100 untuk sesi keempat berturut-turut. Pergerakan harga harian menyempit, dengan sesi pertama sejak 5 Maret yang diperdagangkan dalam kisaran kurang dari 5%. Harga didukung oleh risiko pasokan yang terkait konflik dan serangan Iran. Minyak kemudian turun beberapa persen setelah laporan tentang kesepakatan Irak–Turki untuk melanjutkan ekspor melalui Turki, sehingga mengurangi ketergantungan pada Selat Hormuz.

    Pasar Futures Memberi Sinyal Harga Lebih Tinggi Lebih Lama

    Pasar juga memperkirakan minyak akan lebih tinggi lebih lama melalui futures (kontrak berjangka: kontrak untuk membeli/menjual aset di harga tertentu pada tanggal tertentu di masa depan). Futures Brent enam bulan naik 3,26% menjadi $86,12 per barel. Pergerakan di pasar yang lebih luas mencakup sentimen risiko yang lebih positif (minat investor untuk mengambil risiko lebih besar) dan imbal hasil yang lebih rendah (yield: tingkat keuntungan dari obligasi), meskipun Brent tetap di atas $100. Kenaikan sementara (relief rally: kenaikan karena kekhawatiran mereda) dikaitkan dengan pergerakan harga minyak yang lebih moderat dibanding sesi-sesi terakhir.

    Struktur Kurva Dan Transaksi Nilai Relatif

    Tahun lalu, pasar futures menunjukkan backwardation yang besar (backwardation: harga kontrak berjangka lebih rendah daripada harga saat ini/spot), dengan futures enam bulan diperdagangkan jauh lebih murah dibanding harga spot (spot price: harga saat ini untuk pembelian langsung), yang menunjukkan perkiraan harga akan turun. Sebaliknya, kurva futures saat ini jauh lebih datar (futures curve: susunan harga kontrak berjangka untuk berbagai jatuh tempo), dengan kontrak enam bulan hanya beberapa dolar di bawah harga kontrak bulan terdekat (front-month: kontrak dengan jatuh tempo paling dekat), sehingga pasar melihat harga lebih stabil. Kondisi ini bisa mendukung transaksi calendar spread (selisih antar jatuh tempo: menjual kontrak jangka dekat dan membeli kontrak yang jatuh temponya lebih lama) untuk untung jika kurva kembali makin curam. Fokus geopolitik sejak 2025 untuk menghindari Selat Hormuz tetap sangat penting. Mengingat sekitar 20% konsumsi minyak dunia masih melewati titik sempit itu (chokepoint: jalur sempit yang krusial bagi perdagangan), ketegangan baru di wilayah tersebut bisa membuat selisih harga antara Brent dan minyak Dubai-Oman melebar lagi. Kita bisa mempertimbangkan transaksi yang membeli futures Brent (go long: untung jika harga naik) sambil menjual jenis minyak yang lebih bergantung pada Hormuz (short: untung jika harga turun), karena selisih ini bisa menjadi lindung nilai (hedge: cara mengurangi risiko) terhadap gejolak regional tertentu. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code