Departemen Tenaga Kerja melaporkan bahwa klaim awal tunjangan pengangguran di AS turun menjadi 205 ribu, melampaui perkiraan sebesar 215 ribu.

    by VT Markets
    /
    Mar 19, 2026
    Klaim awal tunjangan pengangguran di AS berjumlah 205.000 pada minggu yang berakhir 14 Maret, turun 8.000 dari angka minggu sebelumnya yang tidak direvisi. Hasil ini lebih rendah dari perkiraan pasar 215.000. Rata-rata bergerak empat minggu (rata-rata dari 4 minggu terakhir untuk menghaluskan naik-turun data mingguan) turun 750 menjadi 210.750. Jumlah pengangguran yang diasuransikan (orang yang masih menerima tunjangan pengangguran) yang disesuaikan secara musiman (data yang disesuaikan dengan pola musiman seperti liburan) untuk minggu yang berakhir 7 Maret adalah 1.857.000, naik 10.000 dari level minggu sebelumnya yang direvisi.

    Reaksi Dolar Setelah Data Klaim

    Setelah rilis, Indeks Dolar AS (ukuran kekuatan dolar terhadap beberapa mata uang utama) tetap berada di paruh bawah rentang harian yang sempit. Terakhir dilaporkan turun 0,15% ke 100,08. Angka klaim pengangguran yang kuat, 205 ribu, menunjukkan pasar tenaga kerja (kondisi permintaan dan ketersediaan pekerjaan) lebih ketat dari perkiraan banyak pihak. Ini bisa dibaca sebagai tanda ekonomi tetap tahan banting, sehingga membuat langkah Federal Reserve (bank sentral AS, sering disebut The Fed) menjadi lebih rumit. Kekuatan ini mengurangi tekanan langsung pada The Fed untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat. Meski data tenaga kerja kuat, dolar tidak mampu menguat dan ini penting. Kami melihat ini sebagai reaksi terhadap laporan CPI Februari minggu lalu. CPI (Indeks Harga Konsumen, ukuran inflasi dari barang/jasa yang dibeli rumah tangga) menunjukkan inflasi inti (inflasi tanpa harga makanan dan energi yang biasanya lebih bergejolak) melambat ke laju tahunan 2,7%. Ini membuat pasar menghadapi dua sinyal yang saling bertentangan: pasar tenaga kerja kuat, tetapi inflasi melambat. Dari sudut pandang 2025, kita bisa mengingat kekhawatiran inflasi yang bertahan pada awal tahun itu yang menunda penurunan suku bunga pertama The Fed hingga kuartal ketiga. Model Nowcasting Cleveland Fed (perkiraan berbasis data terkini untuk memprediksi rilis berikutnya) saat ini memprediksi angka core PCE berikutnya—metrik inflasi utama—akan 2,8%. Core PCE (inflasi inti berdasarkan pengeluaran konsumsi pribadi, ukuran inflasi yang sering dipakai The Fed) menegaskan tema inflasi yang “lengket” (sulit turun cepat). Kesamaan sejarah ini menunjukkan kita tidak perlu berharap The Fed akan cepat menurunkan suku bunga.

    Penempatan Posisi untuk Volatilitas

    Data yang saling bertentangan ini dapat meningkatkan volatilitas pasar (naik-turun harga yang lebih tajam), dan kita perlu menyesuaikan posisi. Kami melihat peluang dengan membeli opsi (kontrak yang memberi hak untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu) yang diuntungkan dari pergerakan harga besar, misalnya strategi long straddle (membeli opsi beli dan opsi jual sekaligus pada harga dan waktu jatuh tempo yang sama) pada indeks S&P 500 (indeks saham besar AS) menjelang pertemuan The Fed berikutnya. Strategi ini memanfaatkan kondisi pasar yang masih ragu-ragu. Pasar derivatif suku bunga (instrumen turunan untuk berspekulasi atau lindung nilai atas suku bunga) saat ini memperhitungkan sekitar 75 basis poin penurunan tahun ini. Basis poin adalah satuan kecil suku bunga; 1 basis poin = 0,01%. Angka ini terlihat agresif mengingat data tenaga kerja tersebut. Kami menilai ada peluang memakai opsi pada futures SOFR untuk bertaruh bahwa pasar harus menyesuaikan kembali ekspektasi itu. SOFR futures adalah kontrak berjangka yang mengikuti suku bunga acuan SOFR (tingkat bunga pinjaman semalam dengan jaminan obligasi pemerintah AS). Transaksi ini memungkinkan posisi untuk The Fed yang lebih “hawkish” (lebih cenderung menahan/menaikkan suku bunga demi menekan inflasi) dibanding yang saat ini tercermin di pasar. Melihat reaksi dolar yang lemah, kita juga perlu memperhatikan pasangan mata uang. Kegagalan dolar untuk menguat setelah kabar dalam negeri yang positif menunjukkan kekuatan pada mata uang lain seperti Euro. Kita bisa mengekspresikan pandangan ini dengan membeli call option (opsi beli) pada EUR/USD, untuk bersiap jika terjadi penembusan (breakout: harga keluar dari area pergerakan sempit) bila data ekonomi Eropa berikutnya lebih baik dari perkiraan. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code