Emas turun ke level terendah dalam sebulan karena ekspektasi Federal Reserve yang cenderung hawkish mengalahkan permintaan aset aman di tengah ketegangan AS–Israel–Iran.

    by VT Markets
    /
    Mar 19, 2026
    Emas turun untuk hari ketujuh berturut-turut, jatuh ke level terendah dalam lebih dari satu bulan. XAU/USD diperdagangkan dekat $4.605 setelah sempat menyentuh sekitar $4.502. Pergerakan ini dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran inflasi (kenaikan harga secara umum) yang terkait dengan naiknya harga minyak dan ekspektasi suku bunga tetap tinggi lebih lama. Dolar AS yang lebih kuat dan imbal hasil (yield, yaitu tingkat “hasil/keuntungan” dari obligasi) yang lebih tinggi menurunkan minat pada emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding, artinya aset yang tidak membayar bunga/kupon).

    Prospek The Fed Dan Tekanan Pada Emas

    Federal Reserve (The Fed, bank sentral AS) mempertahankan suku bunga acuannya (benchmark rate, suku bunga patokan) tidak berubah di 3,50%–3,75%. Dot plot (grafik titik proyeksi suku bunga oleh pejabat The Fed) masih menunjukkan satu kali pemangkasan suku bunga pada 2026, sementara perkiraan inflasi PCE (PCE, ukuran inflasi versi The Fed berbasis belanja konsumen) untuk Desember 2026 naik ke 2,7% dari 2,4%. FOMC (komite pembuat keputusan suku bunga di The Fed) mengatakan kenaikan lapangan kerja (job gains) bersifat moderat, pengangguran sedikit berubah, dan inflasi masih agak tinggi. FOMC juga menyebut dampak ekonomi dari perkembangan di Timur Tengah masih belum pasti. Pasar mengurangi ekspektasi, tidak lagi sepenuhnya memperhitungkan (pricing in, memasukkan ke harga) bahkan pemangkasan 25 bps (basis poin; 25 bps = 0,25%) hingga akhir tahun. Kuatnya harga minyak juga mendukung Dolar, yang menambah tekanan pada emas.

    Risiko Timur Tengah Dan Pasar Energi

    Di Timur Tengah, Iran menyerang sebuah lokasi di Qatar, salah satu fasilitas LNG (gas alam cair) terbesar di dunia, setelah serangan Israel ke ladang gas South Pars milik Iran. Arab Saudi, UEA, dan Kuwait juga melaporkan serangan Iran ke infrastruktur energi. Pernyataan bersama dari Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, dan Jepang menyebut mereka bisa bertindak untuk menstabilkan pasar energi, termasuk meningkatkan pasokan, serta membantu mengamankan jalur pelayaran melalui Selat Hormuz. Secara teknikal (analisis berdasarkan grafik harga), emas menembus turun di bawah $5.000 dan SMA 50 hari (Simple Moving Average, rata-rata harga sederhana 50 hari) di $4.976, dan berada dekat SMA 100 hari di sekitar $4.600. RSI (Relative Strength Index, indikator untuk melihat seberapa kuat/lemAbnya momentum harga) berada dekat 33, ADX (Average Directional Index, indikator kekuatan tren) dekat 17, dan level berikutnya yang disebut adalah $4.400 dan $4.000; resistance (level hambatan kenaikan) berada di $4.976, $5.000–$5.100, dengan $5.200 dibutuhkan untuk membalikkan pola. Bank sentral menambah 1.136 ton emas senilai sekitar $70 miliar pada 2022, pembelian tahunan tertinggi dalam catatan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code