Ekspektasi Suku Bunga Dan Permintaan Perak
Pasar meninjau ulang ekspektasi suku bunga, sehingga pandangan “suku bunga tinggi lebih lama” (biaya pinjaman tetap tinggi dalam waktu panjang) menguat. Ini menekan permintaan perak, karena perak tidak memberi bunga/imbal hasil (aset non-yielding), meski ketegangan geopolitik masih berlangsung. Pada grafik, perak tetap berada dalam tekanan turun setelah sempat mencapai puncak dekat $96,62 awal bulan ini. Harga turun di bawah SMA 50-hari (Simple Moving Average, yaitu rata-rata harga sederhana selama 50 hari untuk melihat arah tren) lalu jatuh di bawah SMA 100-hari di dekat $73,40, yang kini menjadi level penentu (pivot). RSI (Relative Strength Index, indikator untuk mengukur kuat-lemahnya momentum) berada di sekitar 34, mendekati area jenuh jual (oversold, yaitu kondisi saat harga sudah turun banyak dan berpotensi memantul). MACD (Moving Average Convergence Divergence, indikator momentum/tren) berada di bawah garis sinyalnya dalam area negatif, dan ATR (Average True Range, ukuran rata-rata besar-kecilnya pergerakan harga) naik tipis, menandakan volatilitas (naik-turunnya harga) meningkat. Penutupan harian di bawah SMA 100-hari membuat fokus ke $64,08, level terendah 6 Februari, lalu $54–$55. Jika harga kembali di atas SMA 100-hari, SMA 50-hari bisa menahan kenaikan, dengan $96,62 dan $121,66 sebagai level lebih tinggi yang perlu dipantau.Pergeseran Dari Outlook Maret 2025
Melihat kembali analisis Maret 2025, kondisi perak saat itu cukup negatif karena narasi “suku bunga tinggi lebih lama”. Saat ini situasinya berbeda karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan The Fed memangkas suku bunga pada akhir tahun ini, meski data inflasi terbaru seperti Consumer Price Index/CPI (Indeks Harga Konsumen, ukuran inflasi) masih bertahan di 3,2% per tahun. Perubahan ekspektasi ini mengubah kondisi untuk aset yang tidak memberi imbal hasil seperti perak. Tekanan dari Dolar AS yang kuat dan imbal hasil Treasury yang tinggi, yang tahun lalu menjadi hambatan besar, kini berkurang. Imbal hasil Treasury 10-tahun saat ini berada di sekitar 4,3%, turun dari puncaknya, sehingga latar belakang untuk harga perak lebih mendukung. Karena itu, kita tidak lagi menguji level terendah, melainkan bergerak stabil (konsolidasi, yaitu bergerak dalam kisaran) di sekitar $25,00 per ons (ounce, satuan berat untuk logam mulia). Bagi trader yang memperkirakan volatilitas meningkat menjelang rapat The Fed berikutnya, membeli protective put (opsi put pelindung, yaitu kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu sebagai “asuransi” saat harga turun) bisa menjadi strategi yang lebih bijak untuk melindungi posisi futures long (kontrak berjangka beli, yaitu kesepakatan membeli di masa depan). Contohnya, membeli put dengan strike price (harga patokan dalam kontrak opsi) di bawah level dukungan penting $24,00 dapat memberi perlindungan jika ada sinyal hawkish (kebijakan cenderung ketat, misalnya menaikkan/menahan suku bunga lebih lama) yang tidak terduga. Ini memungkinkan peluang naik tetap terbuka sambil membatasi risiko turun. Sebaliknya, pihak yang menilai peluang pemangkasan suku bunga lebih jelas bisa mempertimbangkan strategi bullish (strategi yang mengincar kenaikan) dengan risiko terbatas. Bull call spread (strategi opsi: membeli call dan menjual call lain pada harga lebih tinggi untuk membatasi biaya dan risiko) memungkinkan trader mendapat untung dari kenaikan moderat menuju level hambatan (resistance) berikutnya dekat $26,50, tanpa risiko tak terbatas dari naked long call (membeli call tanpa lindung nilai). Menjual cash-secured puts (menjual opsi put dengan dana tunai disiapkan untuk membeli jika tereksekusi) di bawah harga saat ini adalah cara lain untuk menyatakan pandangan bullish, dengan tujuan menerima premi (uang dari penjualan opsi) atau mendapatkan perak pada harga yang lebih rendah. Kami juga melihat perubahan besar dalam posisi pasar dibanding sentimen bearish (pandangan turun) tahun lalu. Laporan Commitment of Traders (laporan posisi pelaku pasar berjangka) terbaru menunjukkan dana managed money (dana yang dikelola manajer profesional) meningkatkan posisi net long (posisi beli bersih) pada futures perak. Ini menandakan keyakinan institusi bahwa dasar harga sudah terbentuk dan arah yang lebih mudah berikutnya adalah naik. Dari sisi teknikal, perak bertahan di atas moving average 50-hari, berbeda dengan penembusan turun yang dianalisis pada Maret 2025. Kini level $25,50 dipantau sebagai level penentu jangka pendek, dengan penembusan kuat di atasnya berpotensi mendorong pergerakan menuju level tertinggi 2023. Hal pentingnya adalah melihat apakah volume pembelian (jumlah transaksi beli) meningkat saat harga naik, karena itu akan mengonfirmasi momentum bullish. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.