Lonjakan Energi dan Komoditas
Minyak Brent sempat mendekati $120 pada hari Kamis, dan WTI maupun Brent naik lebih dari 40% sejak perang dimulai pada akhir Februari. Venture Global dan Cheniere Energy mencatat kenaikan mingguan dua digit, dan harga gas Eropa tetap dekat level tertinggi empat tahun. The Fed (bank sentral AS) menahan suku bunga di 3,50%–3,75% dan “dot plot” (grafik perkiraan arah suku bunga dari para pejabat The Fed) mengarah ke satu pemangkasan 25 basis poin pada 2026 (basis poin = 0,01%, jadi 25 basis poin = 0,25%). FedWatch (alat dari CME yang memperkirakan peluang keputusan suku bunga berdasarkan harga kontrak futures) menempatkan peluang suku bunga tetap pada Juni sekitar 89% (dari 63%), dengan sekitar 12% pasar memperhitungkan kenaikan suku bunga. Indeks Dolar naik di atas 100,50 sebelum diperdagangkan dekat 99,60, sementara emas turun di bawah $5.000 dan menuju $4.650, dan perak turun lebih dari 8% dalam satu sesi (satu hari perdagangan). Newmont turun sekitar 7,5% dan Alcoa lebih dari 8%, sementara FedEx melonjak sekitar 9% setelah melaporkan EPS $5,25 (EPS = laba per saham, ukuran keuntungan per lembar saham) dari pendapatan $24 miliar dan menaikkan panduan (perkiraan kinerja ke depan) ke $19,30–$20,10.Strategi Pasar dan Lindung Nilai
Dengan latar ketidakpastian ini, membeli put protektif (opsi put = kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu; protektif berarti untuk membatasi kerugian) pada indeks pasar luas seperti SPY dan QQQ adalah strategi yang bijak. Indeks Volatilitas CBOE (VIX) sudah naik dari 13 ke di atas 18 dalam dua minggu terakhir, kenaikan yang menunjukkan perkiraan gejolak pasar meningkat. Membeli opsi call VIX (opsi call = hak untuk membeli pada harga tertentu) bisa menjadi lindung nilai (hedge = cara mengurangi risiko) yang efektif jika gejolak kembali naik. Konflik pada 2025 mendorong Brent menuju $120 per barel, membuat saham energi menjadi salah satu tempat bertahan. Dengan Brent kini mendekati $95 per barel di tengah ketegangan baru dan OPEC+ tetap pada pemangkasan produksi, kami menilai opsi call pada ETF sektor energi seperti XLE menarik. Ini memungkinkan memanfaatkan harga minyak yang tinggi, yang secara historis sering lebih kuat saat ketegangan geopolitik meningkat. Penahanan suku bunga yang ketat (hawkish = cenderung menahan/menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi) tahun lalu menjadi pemicu besar untuk dolar yang lebih kuat dan penurunan tajam pada logam mulia. Hari ini, alat CME FedWatch menunjukkan bahwa ekspektasi pasar untuk pemangkasan suku bunga Juni turun dari di atas 70% sebulan lalu menjadi di bawah 40%, karena inflasi yang bertahan membuat The Fed harus lebih ketat. Penyesuaian ulang harga oleh pasar ini bisa memicu penguatan Dolar AS lagi, menciptakan peluang membeli put pada ETF logam mulia seperti GLD, yang sangat sensitif terhadap kenaikan imbal hasil (yield = tingkat keuntungan obligasi) dan kekuatan dolar. Bahkan saat pasar turun, kinerja perusahaan tertentu bisa membuka peluang, seperti yang ditunjukkan FedEx dengan hasil laba yang lebih baik dari perkiraan. Menjelang musim laporan laba, kita perlu siap memperdagangkan gejolak harga di sekitar laporan perusahaan dengan dasar bisnis yang kuat. Menggunakan strategi opsi seperti straddle (membeli call dan put sekaligus pada harga dan tanggal yang sama untuk mengejar pergerakan besar ke atas atau ke bawah) pada saham dengan volatilitas tersirat tinggi (implied volatility = perkiraan gejolak yang “terbaca” dari harga opsi) bisa menguntungkan terlepas dari arah pergerakan saham setelah pengumuman. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.