Emas mendekati US$4.500 setelah delapan sesi penurunan, tertekan oleh kenaikan harga minyak, imbal hasil AS, dan penguatan dolar akibat permintaan aset aman.

    by VT Markets
    /
    Mar 21, 2026
    Emas turun untuk hari kedelapan berturut-turut pada Jumat dan diperkirakan menutup pekan ini melemah lebih dari 8,50%. XAU/USD diperdagangkan di $4.560, turun hampir 2% pada hari itu, sementara Indeks Dolar AS (US Dollar Index)—ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama—naik 0,43% ke 99,58. Kenaikan harga minyak dan naiknya imbal hasil (yield)—tingkat “bunga” yang didapat investor—obligasi pemerintah AS (US Treasury) menekan emas batangan (bullion), yaitu emas fisik yang biasanya dianggap aset aman. Yield obligasi AS 10 tahun naik hampir 14 basis poin (1 basis poin = 0,01%) ke 4,384%, karena pasar mulai meninggalkan harapan penurunan suku bunga dan mulai memasukkan kemungkinan kenaikan suku bunga tahun ini.

    Ketegangan Timur Tengah Mendorong Pergerakan Energi

    Ketegangan Timur Tengah menambah dorongan di pasar energi setelah laporan bahwa Pentagon mengirim lebih banyak pasukan ke wilayah tersebut. Minyak mentah WTI (West Texas Intermediate—patokan harga minyak AS) naik hampir 4% ke $98,29 per barel setelah serangan dan aksi balasan yang terkait fasilitas energi di Iran dan negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi, Qatar, dan Kuwait. Komentar Federal Reserve (The Fed—bank sentral AS) menunjukkan sikap lebih keras terhadap inflasi (hawkish, artinya condong menahan/menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi), dengan Jerome Powell mengaitkan pemangkasan suku bunga dengan kemajuan penurunan inflasi (disinflation, yaitu laju inflasi yang melambat, bukan harga turun). Christopher Waller menyinggung inflasi yang naik dan mengatakan harga minyak tinggi yang berlangsung lama bisa merembes ke inflasi inti (core inflation, yaitu inflasi yang biasanya tidak memasukkan harga pangan dan energi karena sangat bergejolak), sementara Michelle Bowman mengatakan ia masih memperkirakan tiga kali pemangkasan suku bunga tahun ini. Secara teknikal, emas turun di bawah SMA 100 hari—rata-rata pergerakan sederhana 100 hari (simple moving average), indikator untuk melihat arah tren—di $4.581, dengan $4.402 dan SMA 200 hari di $4.066 sebagai area penurunan berikutnya. Pergerakan di atas $4.600 akan membuat SMA 50 hari di $4.961 kembali menjadi perhatian, sementara RSI (Relative Strength Index—indikator momentum untuk menilai apakah harga sudah terlalu banyak dijual atau dibeli) bergerak mendekati area jenuh jual (oversold, artinya tekanan jual sudah sangat kuat dan berpotensi memantul).

    Volatilitas Dan Poin-poin penting Level Untuk Dipantau

    Volatilitas (tingkat naik-turun harga) kini menjadi fokus utama trader, dengan Indeks Volatilitas Emas CBOE (GVZ—ukuran perkiraan gejolak harga emas dari pasar opsi) melonjak ke atas 25, level yang tidak terlihat sejak gejolak pasar awal 2025. Ini menunjukkan opsi menjadi lebih mahal, sekaligus menegaskan pasar bersiap menghadapi pergerakan harga besar. Level teknikal utama yang perlu dipantau adalah titik terendah siklus Februari di $4.402. Penembusan yang bertahan di bawah harga ini akan menandakan penurunan makin cepat dan membuka peluang menuju level $4.000. Mengingat RSI mendekati area jenuh jual, pantulan jangka pendek mungkin terjadi. Namun, rasio put-to-call (perbandingan jumlah opsi jual “put” terhadap opsi beli “call”, untuk membaca sentimen) pada ETF emas utama melonjak menjadi 1,5 banding 1 pekan ini, menegaskan sentimen pasar luas masih condong melihat pelemahan lanjutan. ETF (Exchange-Traded Fund) adalah produk investasi yang diperdagangkan seperti saham di bursa.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code