Membandingkan Guncangan Inflasi 2022
Pada Maret 2022, indeks aktivitas hampir tidak bergerak, sementara indeks harga naik walaupun sudah sangat tinggi. Situasi sekarang dibandingkan dengan periode itu untuk menilai keseimbangan antara pertumbuhan dan tekanan inflasi (kenaikan harga yang berkelanjutan). Perkiraannya, penurunan indeks aktivitas kali ini hanya terbatas. Komponen harga dalam PMI akan dipantau ketat untuk melihat seberapa kuat guncangan harga dibanding dampaknya pada pertumbuhan. PMI “flash” minggu ini adalah data paling penting bagi kami. Fokus kami: apakah guncangan minyak terbaru lebih mendorong kenaikan harga daripada menekan aktivitas ekonomi. Laporan yang menunjukkan aktivitas tetap kuat tetapi tekanan harga naik tajam akan menegaskan kekhawatiran ECB dan kemungkinan memicu kenaikan suku bunga lebih cepat. Karena produk olahan seperti solar dan jet fuel kini diperdagangkan di atas puncak 2022, tekanan inflasi sulit dibantah. Ini mengikuti data “flash” inflasi Zona Euro bulan Februari yang lebih tinggi dari perkiraan di 3,1%, sehingga tekanan pada bank sentral tetap besar. Kami memperkirakan indeks aktivitas PMI hanya turun sedikit, mirip dengan yang terlihat pada 2022, sehingga fokus utama ada pada sub-komponen harga (bagian rinci yang khusus mengukur harga).Implikasi Trading dan Penempatan Posisi
Dengan kondisi ini, trader bisa mempertimbangkan posisi untuk ECB yang lebih agresif (lebih cepat/lebih besar menaikkan suku bunga). Ini bisa dilakukan lewat futures (kontrak berjangka) EURIBOR atau €STR (patokan suku bunga jangka pendek euro) untuk bertaruh pada suku bunga jangka pendek yang lebih tinggi, karena pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga di rapat Juli lebih dari 70%. Ketidakpastian menjelang pengumuman juga membuat strategi opsi (kontrak hak beli/jual) menarik. Indeks volatilitas VSTOXX (ukuran naik-turunnya harga saham Eropa) sudah naik di atas 23, mencerminkan kegelisahan pasar menjelang rilis PMI. Membeli straddle atau strangle (strategi opsi untuk mencari untung dari pergerakan besar, tanpa harus menebak arah) pada indeks Euro Stoxx 50 bisa menjadi cara efektif untuk diuntungkan dari pergerakan besar pasar, apa pun arahnya. Jika indeks harga ternyata sangat kuat, Euro hampir pasti menguat. Karena itu, kami juga mempertimbangkan membeli opsi call (hak untuk membeli di harga tertentu) pada pasangan EUR/USD. Ini memberi peluang untung dari kejutan “hawkish” (sikap bank sentral yang cenderung menaikkan suku bunga) yang dapat mendorong mata uang euro naik. Sebaliknya, saham Eropa bisa tertekan oleh gabungan inflasi tinggi dan kemungkinan kebijakan uang yang lebih ketat (kenaikan suku bunga dan pengurangan dukungan likuiditas).Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.