Trump mengatakan kepada para wartawan bahwa pembicaraan mengenai Iran mungkin akan mengakhiri konflik dan segera membuka kembali Selat Hormuz.

    by VT Markets
    /
    Mar 24, 2026
    Presiden AS Donald Trump mengatakan AS telah melakukan pembicaraan yang kuat terkait perang Iran dan bahwa pembicaraan lanjutan mungkin segera terjadi, kemungkinan lewat telepon. Ia mengatakan pembicaraan berlangsung dari hari Minggu hingga malam, dan ia berharap segera bertemu untuk menyelesaikan masalah ini. Ia mengatakan ada poin besar yang disepakati, termasuk 15 poin, dan bahwa Iran telah setuju untuk tidak memiliki senjata nuklir (senjata dengan energi dari reaksi inti atom). Ia juga mengatakan AS tidak menginginkan pengayaan (proses meningkatkan kadar uranium agar lebih “kuat”) dan menginginkan uranium yang sudah diperkaya, serta menyebut “debu nuklir” (partikel sangat kecil dari bahan nuklir yang bisa menyebar setelah insiden/ledakan).

    Volatilitas Pasar Dan Sinyal Diplomatik

    Trump mengatakan Witkoff dan Kushner telah melakukan pembicaraan, dan bahwa ia telah berbicara dengan pimpinan tertinggi, termasuk sosok yang ia sebut sebagai pemimpin Iran yang sangat dihormati. Ia mengatakan ia belum mendengar dari putra ayatollah dan tidak menganggapnya sebagai pemimpin. Ia mengatakan ia tidak ingin putra ayatollah dibunuh dan ia tidak tahu apakah orang itu masih hidup. Ia mengatakan ia tidak bisa menjamin akan ada kesepakatan dan bahwa Iran yang menelepon AS, bukan sebaliknya. Ia mengatakan Israel akan senang dengan hasilnya dan bahwa ia baru-baru ini berbicara dengan Israel. Ia mengatakan harga akan “turun seperti batu” jika ada kesepakatan, dan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka jika kesepakatan tercapai. Kita melihat pola yang mirip dengan masa lalu, khususnya periode 2019-2020, ketika pembicaraan tentang kesepakatan besar dengan Iran memicu perubahan harga pasar yang tajam. Kemungkinan adanya kesepakatan—meski masih jauh—menciptakan volatilitas besar (naik-turun harga yang cepat dan kuat) yang perlu diantisipasi para trader (orang yang jual-beli aset jangka pendek). Pelajaran ini menunjukkan betapa cepat harga minyak bereaksi terhadap berita diplomatik dibanding data pasokan yang nyata. Dengan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI, acuan harga minyak AS) saat ini bertahan di sekitar $88 per barel, pasar jelas sudah memasukkan premi risiko (tambahan harga karena risiko) terkait ketegangan Timur Tengah. Data pengiriman terbaru dari awal Maret 2026 menunjukkan biaya asuransi untuk kapal tanker (kapal pengangkut minyak) yang melewati Selat Hormuz naik 12% sejak awal tahun. Ini mencerminkan ketidakpastian yang meningkat sejak pembicaraan resmi gagal pada akhir 2025.

    Penempatan Posisi Untuk Pergerakan Harga Besar

    Situasi ini membuat perdagangan berbasis volatilitas menjadi strategi utama untuk beberapa minggu ke depan. Kita melihat CBOE Crude Oil Volatility Index (OVX, indeks yang mengukur perkiraan naik-turun harga minyak dari harga opsi) melonjak lebih dari 30% dalam satu hari saat ketegangan serupa terjadi pada September 2019 setelah serangan pada infrastruktur Saudi. Trader sebaiknya memantau OVX, yang kini berada di sekitar 36, sebagai indikator awal (tanda lebih cepat) akan adanya pergerakan harga. Bagi yang memperkirakan terobosan diplomatik mendadak, membeli opsi put out-of-the-money (kontrak hak jual dengan harga patokan yang masih jauh dari harga sekarang; biasanya lebih murah namun berisiko) pada futures (kontrak harga untuk beli/jual di masa depan) minyak Mei atau Juni dapat menjadi cara untuk bersiap jika harga turun cepat. Sebaliknya, opsi call (kontrak hak beli) bisa menjadi lindung nilai (perlindungan) jika ada eskalasi baru yang mengganggu pasokan. Tujuan utamanya adalah menyusun posisi yang diuntungkan saat harga bergerak besar, karena jika pasar datar, nilai opsi akan turun seiring waktu. Gagasan utamanya: kesepakatan kemungkinan membuat harga minyak turun tajam karena ketakutan soal pasokan menghilang. Kita melihat Brent (acuan harga minyak global) turun 4% dalam satu sesi November lalu hanya karena rumor bahwa negosiator mungkin bertemu lagi. Hasil yang “semua atau tidak sama sekali” ini membuat strategi seperti straddle atau strangle (strategi opsi yang mendapat untung jika harga bergerak besar ke salah satu arah) cocok untuk kondisi ini. Aliran fisik minyak melalui Selat Hormuz tetap menjadi indikator paling penting secara waktu nyata. Pernyataan resmi apa pun terkait keamanan laut atau aturan lintas kapal akan langsung memengaruhi kontrak futures bulan terdekat (kontrak dengan jatuh tempo paling dekat). Memantau titik sempit jalur perdagangan ini sama pentingnya dengan mengikuti berita diplomatik. Buat akun VT Markets live Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code