Nilai tukar sterling terhadap dolar naik 0,5%, bangkit dari level terendah 1,3260 dan diperdagangkan di sekitar 1,3430 setelah Trump mundur.

    by VT Markets
    /
    Mar 24, 2026
    GBP/USD naik sekitar 0,5% pada hari Senin, bergerak dari posisi terendah awal di sekitar 1,3260 ke sekitar 1,3430 saat penutupan. Pasangan ini bangkit dari posisi terendah pertengahan Maret di sekitar 1,3240 dan kini bergerak mendatar (konsolidasi) di bawah 1,3480. Presiden Trump menunda rencana serangan ke pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari. Hal ini menekan harga minyak dan mendukung mata uang yang sensitif terhadap sentimen risiko (biasanya menguat saat pasar lebih berani mengambil risiko). Laporan menyebut ada pembicaraan akhir pekan antara utusan AS dan pejabat Iran, sementara Teheran membantah adanya negosiasi langsung.

    Kebijakan Bank of England dan Risiko Inflasi

    Bank of England (bank sentral Inggris) menahan suku bunga di 3,75% pada hari Kamis, dengan suara bulat dari MPC (komite yang menentukan suku bunga). Sebelumnya pasar memperkirakan suara akan terpecah 7-2. BoE mengatakan ketegangan Timur Tengah bisa mendorong inflasi CPI (indeks harga konsumen, ukuran inflasi) ke 3% sampai 3,5% pada Q3 (kuartal ketiga). Pasar kini memperkirakan pengetatan sekitar 65 basis poin (bp; 1 bp = 0,01%) pada 2026. Hari Selasa akan rilis PMI kilat S&P Global untuk Maret. PMI (indeks manajer pembelian) adalah survei untuk mengukur kondisi bisnis; angka di atas 50 umumnya berarti ekspansi. Manufaktur Inggris diperkirakan 51,1 (dari 51,7) dan jasa 53,0 (dari 53,9); manufaktur AS diperkirakan 51,6 dan jasa 51,7. Pada grafik 1 jam, harga berada di atas EMA 200 periode (rata-rata bergerak eksponensial yang lebih menekankan data terbaru) di sekitar 1,3350, dengan support (area penahan penurunan) di 1,3400, 1,3350, dan 1,3270. Resistance (area penahan kenaikan) berada di 1,3450 dan 1,3500.

    Volatilitas Opsi dan Posisi Lindung Nilai

    Kami melihat penahanan suku bunga Bank of England yang lebih “ketat” dari perkiraan (hawkish hold: menahan suku bunga tetapi memberi sinyal bisa naik) di 3,75% pada Maret 2025, yang membuat pasar memasang harga untuk pengetatan besar. Kenyataannya, tekanan inflasi mendorong suku bunga acuan mencapai puncak 5,25%, dan bertahan hingga awal 2026. Ini berarti penetapan harga opsi (options pricing) seharusnya mencerminkan bank sentral yang lebih berhati-hati untuk menurunkan suku bunga, sehingga opsi call jangka panjang (hak membeli di harga tertentu pada masa depan) pada GBP/USD menjadi kurang menarik. Peringatan pada 2025 tentang inflasi yang bisa menyentuh 3,5% terbukti benar, karena CPI Inggris untuk Februari 2026 tercatat 3,4%. Begitu juga Federal Reserve (bank sentral AS), yang sebelumnya diperkirakan melakukan satu kali penurunan dari suku bunga 3,75%, pada akhirnya justru mendorong suku bunga acuannya jauh di atas 5% untuk melawan tekanan harga yang tetap tinggi. Siklus kenaikan suku bunga yang agresif dari kedua bank sentral ini membatasi potensi kenaikan sterling (pound Inggris) dan memperkecil selisih suku bunga (perbedaan tingkat suku bunga antarnegara yang memengaruhi arus modal). Struktur teknikal yang sedikit bullish (cenderung naik) yang terlihat pada 2025 di atas 1,3350 telah rusak total sepanjang tahun terakhir. Volatilitas tersirat 1 bulan (perkiraan volatilitas dari harga opsi) untuk GBP/USD berada di sekitar 6,5%, relatif rendah secara historis dan menunjukkan pasar tidak mengantisipasi pergerakan besar mendadak. Kondisi ini mendukung strategi menjual opsi untuk mengambil premi (biaya opsi), misalnya menulis covered call (menjual opsi call sambil memegang aset dasar) terhadap posisi beli, atau menjual cash-secured put (menjual opsi put dengan dana disiapkan) di bawah support penting seperti 1,2600. Sambil menunggu data PMI pekan ini, fokus utama sebaiknya pada perlindungan dari penurunan, bukan mengejar kenaikan seperti yang terjadi pada 2025. Trader dapat menggunakan kontrak forward (perjanjian menukar mata uang di kurs tertentu pada tanggal tertentu) untuk lindung nilai atas kewajiban pembayaran dalam dolar, dengan mengunci kurs saat ini. Karena volatilitas rendah, membeli opsi put out-of-the-money (opsi jual dengan harga pelaksanaan di bawah harga pasar saat ini) yang murah bisa menjadi cara hemat biaya untuk melindungi dari pelemahan pound lebih lanjut jika data ekonomi pekan ini mengecewakan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code