Dolar AS yang lebih menguat mencerminkan imbal hasil yang lebih tinggi, ekspektasi The Fed yang lebih hawkish, kekhawatiran inflasi yang dipicu harga minyak, serta lemahnya PMI Zona Euro.

    by VT Markets
    /
    Mar 25, 2026
    Indeks Dolar AS (US Dollar Index) diperdagangkan di dekat 99,50 karena imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (US Treasury yields)—yaitu tingkat keuntungan yang diminta investor untuk memegang obligasi AS—yang lebih tinggi, serta harga ekspektasi pasar yang lebih “ketat” terhadap Federal Reserve (The Fed, bank sentral AS) mendukung Dolar di tengah sentimen risiko yang beragam. WTI naik menuju $92 per barel, menambah tekanan inflasi (kenaikan harga umum) dan mendukung mata uang tersebut. EUR/USD turun menuju 1,1580 setelah data PMI (Purchasing Managers’ Index/Indeks Manajer Pembelian, survei cepat kondisi bisnis) Zona Euro yang lemah, dengan aktivitas jasa hampir datar. GBP/USD turun ke sekitar 1,3385 karena aktivitas bisnis Inggris melambat dan tekanan biaya naik seiring harga energi yang lebih tinggi.

    Pergerakan Utama di Pasangan Mayor

    USD/JPY bertahan di dekat 159,00, ditopang yield AS yang lebih tinggi, sementara Yen tetap lemah karena perbedaan kebijakan moneter. AUD/USD sempat menyentuh 0,6940, kadang terbantu Dolar yang lebih lemah, namun dibatasi kekhawatiran pertumbuhan terkait PMI yang lemah dan biaya energi yang lebih tinggi. Emas diperdagangkan sekitar $4,406 setelah titik terendah hari Senin di $4,098, didukung risiko geopolitik (ketegangan antarnegara) namun tertahan oleh yield dan Dolar yang kuat. Data yang ditunggu mencakup Australia CPI (Consumer Price Index/indeks harga konsumen, Feb), UK CPI, PPI (Producer Price Index/indeks harga produsen), dan RPI (Retail Price Index/indeks harga ritel), ZEW ekspektasi Swiss (Mar), IFO Jerman (survei iklim bisnis, Mar), serta buletin SNB (Swiss National Bank/bank sentral Swiss, Q1). Rilis berikutnya termasuk GfK Jerman (survei kepercayaan konsumen, Apr), GDP Zona Euro (produk domestik bruto, Q4), klaim pengangguran AS (jobless claims, jumlah pengajuan tunjangan pengangguran), kepercayaan ANZ–Roy Morgan Selandia Baru (Mar), kepercayaan UK (Mar) dan penjualan ritel (Feb), HICP Zona Euro (inflasi versi harmonisasi, Mar) dan sentimen Michigan AS (survei kepercayaan konsumen). Harga WTI dipengaruhi supply dan demand (pasokan dan permintaan), kuota OPEC (batas produksi minyak), Dolar AS, serta laporan persediaan API (American Petroleum Institute/lembaga industri) dan EIA (Energy Information Administration/lembaga data energi pemerintah), yang selisihnya berada dalam 1% sekitar 75% dari waktu.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code