PBOC menetapkan paritas sentral USD/CNY di 6,8911, dibandingkan 6,8943 sebelumnya dan 6,8819 perkiraan.

    by VT Markets
    /
    Mar 25, 2026
    Pada hari Rabu, People’s Bank of China (PBOC) menetapkan nilai tengah (kurs acuan harian) USD/CNY di 6,8911. Angka ini dibandingkan dengan penetapan hari sebelumnya di 6,8943 dan perkiraan Reuters di 6,8819. Tujuan utama kebijakan moneter PBOC adalah menjaga kestabilan harga, termasuk kestabilan nilai tukar, serta mendukung pertumbuhan ekonomi. PBOC juga mengerjakan reformasi keuangan, seperti membuka dan mengembangkan pasar keuangan.

    Tata Kelola Dan Pengaruh PBOC

    PBOC dimiliki oleh negara Republik Rakyat Tiongkok, sehingga bukan lembaga yang sepenuhnya mandiri. Sekretaris Komite Partai Komunis Tiongkok, yang dinominasikan oleh Ketua Dewan Negara, punya pengaruh kuat atas manajemen dan arah kebijakan, dan Pan Gongsheng memegang peran itu sekaligus jabatan gubernur. PBOC memakai beberapa alat kebijakan, termasuk suku bunga reverse repo tujuh hari (operasi bank sentral untuk menyerap/menambah likuiditas jangka sangat pendek), fasilitas pinjaman jangka menengah (medium-term lending facility/MLF, yaitu pinjaman dari bank sentral ke bank untuk beberapa bulan hingga beberapa tahun), intervensi valas (aksi bank sentral jual/beli mata uang asing untuk memengaruhi kurs), dan rasio cadangan wajib (reserve requirement ratio/RRR, yaitu porsi dana simpanan yang wajib ditahan bank). Suku bunga acuan Tiongkok adalah Loan Prime Rate (LPR), yaitu patokan bunga pinjaman bank, yang memengaruhi biaya pinjaman, KPR (kredit pemilikan rumah), bunga tabungan, dan nilai tukar renminbi (nama mata uang Tiongkok; unitnya disebut yuan). Tiongkok memiliki 19 bank swasta, yang disebut sebagai bagian kecil dari sistem keuangan. WeBank dan MYbank disebut sebagai yang terbesar, dan aturan dari 2014 memungkinkan pemberi pinjaman dalam negeri yang didanai modal swasta untuk beroperasi dalam sektor yang dipimpin negara. Bank Rakyat Tiongkok telah menetapkan nilai tengah yuan yang lebih kuat dari perkiraan, menandakan niat jelas untuk menopang mata uang. Langkah ini menunjukkan pejabat merasa tidak nyaman dengan tekanan pelemahan terbaru. Ini bisa dilihat sebagai peringatan agar tidak terlalu agresif mengambil posisi “short” yuan (bertaruh yuan akan turun) dalam waktu dekat.

    Perbedaan Kebijakan Dan Dampaknya Ke Pasar

    Langkah ini terjadi di tengah perbedaan kebijakan yang besar dengan Amerika Serikat, di mana Federal Reserve (bank sentral AS) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Kita mengingat pemangkasan besar LPR lima tahun pada akhir 2025, yang bertujuan mendukung sektor properti yang sedang tertekan dan menegaskan kecenderungan kebijakan yang lebih longgar. Benturan antara pelonggaran demi pertumbuhan dan upaya mempertahankan mata uang akan menjadi tema utama dalam beberapa minggu ke depan. Data terbaru memperkuat gambaran ini, dengan indeks harga konsumen (consumer price index/CPI, ukuran rata-rata perubahan harga barang dan jasa) Tiongkok hanya sekitar 0,9% dibandingkan tahun sebelumnya bulan lalu, sehingga PBOC punya ruang cukup untuk mempertahankan kebijakan moneter longgar. Sementara itu, pertumbuhan ekspor Januari yang hanya 2,1% berada di bawah perkiraan, sehingga kebutuhan dukungan kebijakan bagi ekonomi domestik makin kuat. Data domestik yang lemah ini sangat kontras dengan upaya bank sentral menunjukkan kekuatan nilai tukar. Bagi trader derivatif (produk turunan yang nilainya mengikuti aset acuan seperti kurs atau suku bunga), ini menciptakan kondisi yang rawan volatilitas (naik-turun harga yang cepat dan besar). Benturan antara dasar ekonomi yang lemah dan pengelolaan kurs yang tegas mengindikasikan volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan volatilitas yang “tercermin” dalam harga opsi) pada opsi USD/CNY kemungkinan masih terlalu rendah. Kami menilai membeli opsi, seperti straddle (strategi membeli call dan put pada harga strike dan jatuh tempo yang sama untuk bertaruh pada pergerakan besar ke salah satu arah), bisa menjadi langkah yang lebih hati-hati untuk bersiap menghadapi potensi pergerakan besar. Dengan sinyal kuat dari bank sentral, menjual opsi call USD/CNY out-of-the-money (harga strike di atas harga pasar saat ini; hanya untung jika kurs naik cukup besar) dengan jatuh tempo pendek bisa menjadi strategi untuk mengumpulkan premi (biaya yang dibayar pembeli opsi kepada penjual). Ini adalah taruhan bahwa PBOC akan berhasil menahan penguatan dolar terhadap yuan dalam waktu dekat. Namun, carry positif dari memegang dolar AS (carry: keuntungan dari selisih bunga/imbal hasil saat memegang mata uang) yang menjadi tema utama sepanjang 2025 akan tetap menarik pembeli setiap kali harga turun. Jika melihat periode serupa pada 2024 dan 2025, PBOC terlihat konsisten memakai penetapan harian untuk melawan sentimen pasar dan mencegah pelemahan yang tidak terkendali. Pola historis ini menunjukkan sikap bank sentral saat ini bukan kejadian sekali saja. Kami memperkirakan pola intervensi ini berlanjut, menciptakan stabilitas jangka pendek tetapi menumpuk ketegangan di bawah permukaan pasar.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code