Perak melanjutkan kenaikan empat hari, bangkit dari level terendah $61, menguji resistensi $74 pada level teknikal kunci.

    by VT Markets
    /
    Mar 25, 2026
    Perak (XAG/USD) melanjutkan pemulihannya dari $61,00, level terendah sejak 12 Desember, dan naik untuk hari keempat pada Rabu. Harganya mencapai level tertinggi dalam empat hari pada sesi Asia dan bergerak menuju area $74,00. Di sekitar $74,00, area tahanan (resistance) bertemu dengan EMA 200-jam (rata-rata pergerakan eksponensial 200 jam, yaitu rata-rata harga yang memberi bobot lebih besar pada data terbaru) dan Fibonacci retracement 38,2% (level pantulan berdasarkan perhitungan Fibonacci) dari penurunan sejak puncak bulanan. Garis MACD (indikator momentum yang membandingkan dua rata-rata pergerakan) berada di atas garis sinyalnya dan di atas nol, dengan histogram positif yang membesar (tanda dorongan naik menguat).

    Poin-poin penting Tahanan Utama dan Sinyal Momentum

    RSI (Relative Strength Index, indikator untuk menilai apakah harga sudah terlalu banyak dibeli/dijual) berada di 73, yang menunjukkan kondisi overbought (terlalu banyak dibeli, sehingga rawan jeda atau koreksi). Level tahanan terdekat adalah $74,49, $74,57, dan sekitar $74,80, dengan $78,72 (retracement 50,0%) di atasnya. Area dukungan (support) berada dekat $73,70, lalu $72,90, dengan level lanjutan sekitar $71,30 dan $69,25 (retracement 23,6%). Analisis teknikal dalam laporan dibuat dengan bantuan alat AI. Perak diperdagangkan sebagai logam mulia dan bisa disimpan fisik atau melalui produk seperti ETF (Exchange-Traded Fund, reksa dana yang diperdagangkan seperti saham). Harga dapat dipengaruhi oleh risiko geopolitik (ketegangan antarnegara), kekhawatiran resesi (perlambatan ekonomi), suku bunga, dolar AS, permintaan, pasokan dari tambang, dan daur ulang. Penggunaan industri di elektronik dan energi surya dapat mengubah permintaan, dengan AS, China, dan India termasuk pendorong utama. Perak sering bergerak mengikuti emas, dan rasio emas/perak mengukur berapa ons perak yang setara dengan satu ons emas. Perak saat ini menguji hambatan penting di sekitar $74,00, menjadi titik keputusan bagi trader. Meski dorongan naik terlihat menguat, RSI menunjukkan overbought, sehingga ada peluang jeda atau koreksi. Kondisi ini berarti pembukaan posisi beli baru perlu hati-hati.

    Penempatan Options dan Manajemen Risiko

    Bagi yang mengantisipasi tembus naik (bullish breakout, harga menembus tahanan dan lanjut naik), membeli opsi call (kontrak yang memberi hak untuk membeli) dengan strike price (harga patokan) sedikit di atas $74,80 bisa menjadi langkah yang masuk akal. Cara ini menangkap potensi kenaikan menuju target $78,72 sambil membatasi risiko. Kami menunggu penutupan harian yang jelas di atas zona gabungan ini sebelum menaruh modal besar. Sebaliknya, jika tahanan ini bertahan, kondisi overbought bisa memicu penurunan kembali ke dukungan $72,90. Trader bisa mempertimbangkan membeli opsi put (kontrak yang memberi hak untuk menjual) atau memasang stop-loss ketat (batas rugi otomatis) pada posisi beli yang sudah ada untuk melindungi dari penurunan. Gagal bertahan di level $74,00 akan menjadi sinyal bahwa pemulihan terbaru kurang kuat. Data ekonomi terbaru mendukung peluang harga perak lebih tinggi dan bisa mendorong penembusan. Data CPI AS (Consumer Price Index, ukuran kenaikan harga barang/jasa sebagai inflasi) terbaru untuk Februari 2026 berada di 3,3%, sedikit di atas perkiraan dan memperkuat daya tarik perak sebagai pelindung inflasi (inflation hedge, aset yang cenderung bertahan saat harga-harga naik). Selain itu, laporan menunjukkan pemasangan panel surya global diperkirakan naik lebih dari 15% tahun ini, yang langsung menaikkan permintaan industri. Kami juga memantau rasio emas/perak, yang saat ini dekat 85:1, jauh di atas rata-rata historisnya. Ini menunjukkan perak bisa jadi masih murah dibanding emas, sehingga menarik untuk nilai jangka panjang. Rasio ini sempat turun cepat saat pasar bergejolak pada paruh kedua 2025, yang membuat perak mengungguli. Pelemahan dolar AS baru-baru ini mendukung perak, karena Federal Reserve memberi sinyal jeda pengetatan kebijakan (kenaikan suku bunga/pengetatan moneter). Indeks Dolar (DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang) turun di bawah 103, membuat perak lebih murah bagi pemegang mata uang lain. Pelemahan dolar lebih lanjut bisa menjadi pemicu untuk mendorong perak menembus tahanan saat ini. Terakhir, ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut dari negosiasi dagang meningkatkan permintaan aset aman (safe-haven, aset yang dicari saat situasi tidak pasti) untuk logam mulia. Walau emas biasanya lebih diperhatikan, perak ikut terbantu dari tren ini. Permintaan dasar ini membantu menahan harga dan mendukung pandangan yang lebih positif dalam beberapa minggu ke depan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code