Implikasi Untuk Pertumbuhan Jerman
Data IFO Jerman untuk bulan Maret keluar lebih baik dari perkiraan, ini menjadi sinyal positif bagi ekonomi terbesar di Eropa. Ini menunjukkan sentimen negatif yang terlihat di akhir tahun lalu mungkin mulai mereda lebih cepat dari dugaan. Bagi kami, hasil yang lebih baik dari perkiraan ini perlu membuat kami meninjau ulang posisi yang bertaruh harga akan turun (bearish) dan mulai mencari peluang yang bertaruh harga akan naik (bullish). Kami bisa mempertimbangkan membeli opsi beli (call options, yaitu kontrak yang memberi hak untuk membeli aset pada harga tertentu sebelum tanggal tertentu) pada indeks DAX Jerman untuk beberapa bulan ke depan, misalnya jatuh tempo Mei atau Juni. Setelah sektor industri melemah sepanjang 2025, kenaikan sentimen kondisi saat ini, ditambah kenaikan ekspor Jerman bulan Februari sebesar 1,1% dibanding bulan sebelumnya (month-over-month, artinya dibandingkan bulan sebelumnya), bisa mendorong kenaikan harga. Strategi ini memungkinkan kami memanfaatkan potensi kenaikan, sementara risiko dibatasi pada biaya opsi (premium, yaitu biaya yang dibayar untuk membeli opsi). Data ini juga memperkuat peluang Euro lebih stabil, karena ekonomi Jerman yang lebih sehat mengurangi tekanan pada Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB, lembaga yang mengatur kebijakan uang dan suku bunga di zona Euro) untuk menurunkan suku bunga. Dengan data inflasi zona Euro bulan Februari yang masih bertahan di 2,7% (sticky, artinya sulit turun), ECB punya ruang gerak lebih sempit. Karena itu, kami bisa mempertimbangkan menjual opsi jual (put options, yaitu kontrak yang memberi hak untuk menjual aset pada harga tertentu) yang berada di luar harga pasar (out-of-the-money, artinya harga patokannya tidak menguntungkan jika dieksekusi saat ini) pada pasangan EUR/USD, agar mendapat pendapatan dari premium, dengan pandangan bahwa batas bawah nilai mata uang ini makin kuat. Akibatnya, prospek obligasi pemerintah Jerman (Bunds, yaitu obligasi pemerintah Jerman) tampak kurang menarik jika optimisme ekonomi ini berlanjut. Pertumbuhan yang lebih kuat dan perkiraan inflasi yang tetap tinggi kemungkinan mendorong imbal hasil (yield, yaitu tingkat “hasil/keuntungan” yang didapat investor dari obligasi) naik, sehingga harga obligasi turun. Respons strategisnya adalah membeli opsi jual pada kontrak berjangka (futures, yaitu kontrak untuk membeli/menjual aset di masa depan pada harga yang disepakati) Bund, untuk mengambil posisi jika imbal hasil naik dari level 2,5% saat ini, yang sudah meningkat dari 2,2% pada akhir 2025.Posisi Menghadapi Imbal Hasil Bund yang Lebih Tinggi
Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.