Ekspektasi Kebijakan Fed
Kita perlu menyesuaikan perkiraan tentang kebijakan Fed dalam beberapa minggu ke depan. Harga pasar saat ini, berdasarkan data CME Group (penyedia data dan bursa untuk kontrak berjangka), menurunkan peluang pemangkasan suku bunga pada Juni dari lebih 60% minggu lalu menjadi sekitar 35% setelah laporan ini. Karena itu, kita perlu mengantisipasi kontrak berjangka suku bunga jangka pendek (produk yang mencerminkan perkiraan suku bunga ke depan) akan melemah saat pelaku pasar memperhitungkan Fed yang lebih “hawkish” (lebih ketat: cenderung mempertahankan/menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi) lebih lama. Kondisi ini mendukung dolar AS yang lebih kuat. Seperti yang terlihat pada beberapa periode tahun lalu dan 2025, saat harapan pemangkasan suku bunga memudar, Indeks Dolar (DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang) naik lebih dari 4% dalam satu kuartal. Kita bisa mempertimbangkan posisi beli pada dolar, misalnya lewat opsi call (kontrak yang memberi hak untuk membeli pada harga tertentu) pada DXY atau ETF terkait (reksa dana yang diperdagangkan di bursa), melawan mata uang dari bank sentral yang lebih “dovish” (lebih longgar: cenderung menurunkan suku bunga untuk mendukung pertumbuhan). Untuk pasar saham, data ini menjadi hambatan karena suku bunga tinggi lebih lama dapat menekan valuasi perusahaan (nilai perusahaan di pasar). Indeks Volatilitas CBOE (VIX, ukuran perkiraan gejolak pasar saham), yang sempat mendekati 14, sudah naik ke 17,5 akibat berita ini, menunjukkan ketidakpastian meningkat. Trader dapat mempertimbangkan membeli opsi put (kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu) pada indeks besar seperti S&P 500 dan Nasdaq 100 untuk lindung nilai (hedging: mengurangi risiko) terhadap potensi penurunan.Positioning And Hedging
Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.