Fokus RBA Pada Ukuran Inflasi Dasar
CPI bulanan Australia adalah ukuran utama inflasi, tetapi Reserve Bank of Australia (RBA: bank sentral Australia) lebih menekankan ukuran inflasi dasar (underlying inflation: inflasi inti yang lebih mencerminkan tren, biasanya dari laporan CPI kuartalan) dalam CPI kuartalan. RBA memperingatkan inflasi bisa berada di atas target untuk beberapa waktu, dengan risiko lebih condong ke arah kenaikan, termasuk risiko pada ekspektasi inflasi (inflation expectations: perkiraan masyarakat dan pelaku pasar tentang inflasi ke depan yang dapat memengaruhi harga dan upah). RBA juga menyebut ketidakpastian di Timur Tengah dapat memengaruhi inflasi global dan domestik dalam berbagai skenario. CPI kuartal 1 (Q1: kuartal pertama) akan rilis pada 29 April, sebelum keputusan RBA pada 5 Mei. Pasar menilai peluang 65% untuk kenaikan 25 bps (bps: basis poin; 25 bps = 0,25%) menjadi 4,35% pada 5 Mei. AUD/USD saat ini diperdagangkan dekat 0,6550, menguji batas bawah kisaran beberapa bulan terakhir. Walau data inflasi terbaru sedikit lebih rendah dari perkiraan, prospeknya tekanan harga akan naik lagi. Ini membuat situasi tegang menjelang rilis data penting.Pasar Bersiap Untuk CPI Q1 Dan Keputusan RBA
Inflasi utama bulanan Februari tercatat 3,5%, masih jauh di atas kisaran target RBA. Kita ingat inflasi inti (core inflation: inflasi yang mengecualikan komponen yang sangat bergejolak seperti makanan dan energi agar lebih stabil) tetap sulit turun sepanjang 2025, dan dengan ukuran trimmed mean kini berada di 3,6% dan tetap tinggi, RBA punya sedikit alasan untuk melonggarkan sikapnya. Tahap terakhir untuk mengembalikan inflasi ke target terbukti paling sulit. Pendorong utama kehati-hatian ini adalah harga energi yang tetap kuat, dengan minyak mentah global bertahan di atas $85 per barel. Ini langsung terkait dengan peringatan terbaru RBA tentang risiko inflasi yang bisa naik akibat perkembangan global. Karena itu, laporan inflasi kuartalan yang akan datang menjadi data terpenting untuk waktu dekat. Dengan perkiraan ini, pasar menunda ekspektasi pemangkasan suku bunga RBA hingga akhir tahun. Trader derivatif (derivatif: produk keuangan yang nilainya mengikuti aset lain, seperti opsi dan futures) perlu mengantisipasi kenaikan volatilitas (volatilitas: besar-kecilnya pergerakan harga) menjelang data CPI Q1 pada 29 April. Keputusan kebijakan RBA berikutnya pada 5 Mei akan sangat bergantung pada apakah angka inflasi itu menunjukkan penurunan yang jelas. Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.