PPI output bulanan Inggris yang tidak disesuaikan secara musiman pada Februari turun 0,5%, lebih rendah dari perkiraan kenaikan 0,2%

    by VT Markets
    /
    Mar 26, 2026
    Indeks Harga Produsen Inggris (output), bulan ke bulan dan tanpa penyesuaian musiman (data tidak disesuaikan untuk pola rutin seperti musim liburan), dilaporkan untuk Februari. Angkanya tercatat -0,5% dibanding perkiraan 0,2%.

    Implikasi Untuk Prospek Inflasi

    Data harga produsen Februari menunjukkan penurunan yang besar: harga di “pintu pabrik” (harga jual dari pabrik sebelum biaya distribusi/ritel) turun 0,5%, bukan naik 0,2% seperti perkiraan. Ini menandakan tekanan inflasi di ekonomi Inggris mereda jauh lebih cepat dari perkiraan. Ini juga menjadi indikator awal yang kuat bahwa jalur menuju inflasi harga konsumen (kenaikan harga yang dibayar rumah tangga) melemah. Penurunan tak terduga ini kemungkinan membuat Bank of England (bank sentral Inggris) meninjau ulang sikapnya untuk mempertahankan suku bunga di 3,5%. Dengan pembacaan CPI (Consumer Price Index/Indeks Harga Konsumen, ukuran utama inflasi) resmi terakhir pada Januari sudah turun ke 2,8%, data baru ini memperkuat alasan untuk pergeseran kebijakan yang lebih “dovish” (lebih condong melonggarkan kebijakan, misalnya menurunkan suku bunga). Kami menilai peluang pemotongan suku bunga pada rapat Monetary Policy Committee (komite penentu suku bunga) bulan Mei meningkat. Bagi trader mata uang, prospek ini menunjukkan potensi pelemahan Pound Inggris. Kami memperkirakan GBP/USD (nilai tukar pound terhadap dolar AS), yang bergerak di sekitar 1,24, bisa tertekan saat selisih suku bunga (perbedaan tingkat suku bunga antarnegara yang memengaruhi arus modal) bergeser menguntungkan dolar. Strategi derivatif (instrumen turunan nilainya mengikuti aset acuan) dapat berupa membeli opsi jual (put option, hak untuk menjual pada harga tertentu) pada sterling atau menjual kontrak berjangka (futures, perjanjian jual/beli di masa depan) GBP. Di pasar suku bunga, kami memperkirakan obligasi pemerintah Inggris (gilts, surat utang pemerintah Inggris) menguat saat imbal hasil (yield, tingkat return obligasi) turun mengikuti proyeksi suku bunga yang lebih rendah. Ini membuat posisi beli (long, mendapat untung jika harga naik) pada futures SONIA tiga bulan menarik, karena harganya naik saat ekspektasi suku bunga turun. Pola ini mirip dengan akhir 2024, ketika data manufaktur yang lemah diikuti reli tajam pada futures suku bunga jangka pendek. Sebaliknya, kemungkinan penurunan suku bunga lebih cepat bisa positif untuk saham Inggris, terutama yang sensitif terhadap ekonomi domestik. Biaya pinjaman yang lebih rendah meningkatkan margin laba perusahaan (selisih keuntungan) dan mendukung valuasi (penilaian harga) yang lebih tinggi. Trader dapat mempertimbangkan membeli opsi beli (call option, hak untuk membeli pada harga tertentu) pada indeks FTSE 250 untuk bersiap terhadap potensi reli pasar saham dalam beberapa minggu ke depan.

    Posisi Pasar Saham

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code