Dukungan Dolar Jangka Pendek
Mereka mengatakan **volatilitas FX** (naik-turun harga di pasar valuta asing) dapat meningkat ketika kekhawatiran pertumbuhan mulai mendominasi. Mereka menambahkan bahwa **sikap hawkish bank sentral** (kecenderungan menaikkan suku bunga atau mempertahankannya tinggi untuk melawan inflasi) bisa memberi dukungan sementara, tetapi aksi **risk-off** yang lebih luas (investor menghindari aset berisiko) di saham, posisi investor, dan suku bunga dapat membuat dolar tetap diminati. Mereka menjelaskan pendorong risk-off seperti pembalikan posisi, penurunan tajam saham, dan **guncangan terms-of-trade** (perubahan yang merugikan pada perbandingan harga ekspor vs impor) sebagai faktor yang dapat mengangkat dolar dan menekan mata uang G10 **high-beta** (lebih sensitif terhadap perubahan sentimen risiko) serta mata uang pasar berkembang. Mereka juga mengatakan dolar terlihat mahal dibanding sebagian besar mata uang dalam model **HFFV** (model nilai wajar mata uang) dan belum melemah sejalan dengan perubahan terbaru pada perbandingan harga suku bunga. Mereka mengatakan portofolio gabungan mereka bergeser menjadi bobot perdagangan negatif pada dolar setelah pembersihan posisi dan valuasi teknikal yang tidak lagi terlalu murah.Volatilitas Dan Pergeseran Posisi
Perkirakan volatilitas mata uang meningkat saat kekhawatiran pertumbuhan global menjadi fokus. Ini berarti perlu mempertimbangkan membeli **opsi** (kontrak yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu), karena indeks **VIX** (indikator “ketakutan” pasar saham AS) sudah naik di atas 19 dalam sesi terakhir. Mata uang high-beta, seperti Dolar Australia dan pasangan pasar berkembang, kemungkinan mendapat tekanan terbesar dalam kondisi ini. Kami melihat ada **premi** besar pada dolar yang tidak didukung faktor dasar ekonomi, mirip dengan yang terlihat pada sebagian 2025. Walaupun ekspektasi suku bunga AS melemah dibanding Eropa—pasar sekarang hanya memperkirakan satu kali kenaikan suku bunga The Fed lagi tahun ini—dolar tidak melemah seperti yang diharapkan. Ini menunjukkan arus safe-haven untuk sementara mengalahkan pengaruh suku bunga. Karena posisi pasar sudah padat dan valuasi sudah tinggi, kami menyesuaikan portofolio kami menjadi bobot perdagangan negatif pada dolar. Keuntungan mudah dari posisi beli USD tampaknya sudah berakhir, dan kami mencari peluang taktis untuk melawan penguatan dolar. Ini bisa termasuk menjual **opsi call USD** (opsi yang mendapat untung jika USD naik) atau menyusun transaksi yang untung jika premi risiko tiba-tiba turun. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.