Tekanan Inflasi Dari Biaya Energi
Perang Iran diperkirakan menaikkan biaya energi dan bahan bakar, dan data mingguan harga di SPBU sudah menunjukkan kenaikan pada Maret. Inflasi diperkirakan naik mulai Maret dan seterusnya. Nomura menghapus perkiraan penurunan Bank Rate (suku bunga acuan BoE) dan kini memperkirakan BoE akan menahan suku bunga tetap sampai akhir periode proyeksinya. BoE mengatakan inflasi Maret kemungkinan sekitar 0,5 poin persentase lebih tinggi daripada perkiraan pada Februari, menjadi 3,5% dibanding setahun sebelumnya, bukan 3,0%. Perkiraan CPI BoE untuk Q2 (kuartal kedua) kini 3,0%, naik dari 2,1%. Berdasarkan energy futures (kontrak berjangka energi, harga yang disepakati sekarang untuk pembelian di masa depan), CPI bisa mencapai 3,5% pada Q3 (kuartal ketiga), naik dari 2,0% dalam MPR (Monetary Policy Report, laporan kebijakan moneter BoE).Penyesuaian Harga Pasar Dan Volatilitas
Dampaknya sudah terasa di pasar komoditas (barang seperti minyak), dengan Brent crude futures (kontrak berjangka minyak Brent) melonjak melewati $115 per barel. Ini langsung memengaruhi ekonomi nyata, karena data mingguan menunjukkan harga rata-rata bensin sudah naik 8p per liter pada Maret. Kini terlihat jalur yang jelas agar inflasi utama (headline inflation, inflasi total) mencapai perkiraan BoE yang direvisi ke 3,5% pada musim panas. Akibatnya, pasar suku bunga cepat mengubah perkiraan untuk BoE. Overnight Index Swaps (OIS, kontrak swap yang mencerminkan perkiraan suku bunga jangka pendek) yang pada Februari memperkirakan pemangkasan 50 basis poin (basis point/bps, 1 bps = 0,01%) untuk paruh kedua tahun ini, kini menunjukkan tidak ada peluang pemangkasan suku bunga pada 2026. Posisi trading (posisi transaksi) yang bertumpu pada perkiraan pelonggaran moneter (monetary easing, kebijakan menurunkan suku bunga agar ekonomi lebih longgar) kini menghadapi hambatan besar. Karena arah kebijakan bank sentral kini sangat tidak pasti, volatilitas suku bunga (naik-turunnya harga/ekspektasi suku bunga) meningkat tajam. Volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan volatilitas yang “terbaca” dari harga opsi) pada opsi SONIA 3 bulan (kontrak opsi yang terkait SONIA, suku bunga acuan pinjaman sterling jangka pendek) hampir dua kali lipat bulan ini, menandakan perubahan besar dalam ekspektasi suku bunga kemungkinan berlanjut. Ini berarti strategi berbasis opsi (option-based strategies, cara trading memakai opsi) untuk mengambil manfaat dari ketidakstabilan ini bisa efektif.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.