Skenario Inflasi dan Risiko Pertumbuhan
Proyeksi ECB menempatkan inflasi di 2,6% pada skenario dasar dan hingga 6,3% pada skenario berat. Biaya energi yang lebih tinggi juga disebut sebagai risiko bagi pertumbuhan ekonomi, dengan kemungkinan “price pass-through” yang lebih kuat (kenaikan biaya energi ikut mendorong harga barang/jasa lain) dan tekanan inflasi yang muncul lagi. Euro saat ini terjepit antara risiko inflasi naik dan ancaman pertumbuhan melambat, sehingga ketidakpastian tinggi. Presiden ECB Lagarde memberi sinyal bank sentral bisa memperketat secara kuat jika biaya energi mendorong inflasi lebih tinggi, tetapi juga ragu merusak ekonomi yang masih rapuh. Pendekatan berbasis data ini berarti kebijakan bisa bergerak ke dua arah dalam beberapa minggu ke depan. Ketidakpastian ini biasanya meningkatkan volatilitas mata uang (harga bergerak naik-turun lebih tajam), dan itu sudah terlihat. Indeks Volatilitas EuroCurrency Cboe (EVZ)—ukuran perkiraan naik-turunnya nilai Euro—naik lebih dari 15% dalam sebulan terakhir menjadi 8,5, mencerminkan kegelisahan pasar. Trader bisa mempertimbangkan strategi seperti long straddle atau strangle pada pasangan EUR/USD (membeli opsi beli dan opsi jual) yang bisa untung jika harga bergerak besar ke salah satu arah tanpa harus menebak arah pastinya. Jika data inflasi Maret yang akan datang menunjukkan angka utama di atas 2,8% seperti Februari, ekspektasi kenaikan suku bunga akan melonjak. Pasar futures (kontrak untuk harga di masa depan) saat ini hanya memperkirakan peluang 40% kenaikan suku bunga pada rapat Juni. Dalam skenario ini, posisi pada futures Euribor (kontrak yang terkait suku bunga jangka pendek Euro) untuk bertaruh pada suku bunga jangka pendek yang lebih tinggi bisa menjadi cara langsung untuk memanfaatkan reaksi “hawkish” ECB (cenderung menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi).Implikasi Trading untuk Euro
Sebaliknya, ekonomi yang melemah bisa membuat ECB menahan diri, sehingga memberi tekanan turun pada Euro. Dengan PMI Komposit Zona Euro S&P Global (survei aktivitas bisnis) terbaru turun lagi ke wilayah kontraksi (aktivitas menyusut) di 48,9, risiko terhadap pertumbuhan terlihat jelas. Membeli opsi put out-of-the-money pada Euro (opsi jual dengan harga patokan di bawah harga saat ini) dapat menjadi lindung nilai (perlindungan) yang lebih hemat biaya terhadap kejutan kebijakan yang “dovish” (cenderung menahan/menurunkan suku bunga) atau pelemahan ekonomi lanjutan.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.