Pada bulan Februari, output industri Rusia turun 0,9%, meleset dari perkiraan pertumbuhan 1,1%

    by VT Markets
    /
    Mar 26, 2026
    Output industri Rusia turun 0,9% pada Februari. Ini lebih rendah dari perkiraan kenaikan 1,1%. Data ini menunjukkan produksi menurun, bukan meningkat. Angka ini menandakan aktivitas pabrik lebih lemah pada bulan tersebut. Angka output industri Februari yang berada di -0,9% (dibanding perkiraan pertumbuhan 1,1%) menunjukkan retakan besar pada kestabilan ekonomi Rusia. Penurunan yang tidak terduga ini berarti masalah dasar (masalah inti yang sudah ada di balik layar) lebih buruk daripada yang diperkirakan pasar. Kita perlu mengantisipasi sentimen negatif (pandangan pasar yang cenderung pesimis) terhadap aset yang terkait Rusia dalam beberapa minggu ke depan. Data ini memberi tekanan langsung pada rubel (mata uang Rusia). Kami memantau kemungkinan USD/RUB (kurs dolar AS terhadap rubel) menembus dan bertahan di atas 98. Bank Sentral Rusia kesulitan mempertahankan level 95, dan dengan cadangan devisa (simpanan mata uang asing yang dipakai untuk menstabilkan kurs) dilaporkan turun 2% pada kuartal terakhir, kemampuan bank sentral untuk melakukan intervensi (aksi membeli/menjual mata uang untuk menahan pergerakan kurs) melemah. Ini bisa menjadi peluang untuk mengambil posisi “short” (bertaruh harga turun) pada rubel lewat futures (kontrak berjangka: perjanjian jual/beli di harga tertentu pada waktu tertentu) atau dengan membeli call option (opsi beli: hak, bukan kewajiban, untuk membeli) pada USD/RUB. Untuk saham, laporan negatif ini membuat put option (opsi jual: hak untuk menjual) pada MOEX Russia Index (indeks saham utama Rusia) terlihat menarik. Situasi serupa terjadi pada pertengahan 2025, saat beberapa laporan manufaktur yang lemah mendahului koreksi 7% (penurunan harga sementara setelah kenaikan) pada indeks dalam enam minggu berikutnya. Ini adalah bulan ketiga berturut-turut data industri yang mengecewakan, memperkuat cerita bahwa pelemahan sedang berlangsung dan belum sepenuhnya tercermin di pasar saham. Di sisi komoditas (barang mentah yang diperdagangkan seperti minyak), pelemahan ini bisa berarti permintaan energi dalam negeri lebih rendah, sehingga produsen terdorong menjual lebih banyak minyak mentah Urals (jenis minyak patokan Rusia) ke pasar ekspor dengan diskon (harga lebih murah dari patokan). Selisih harga (spread: perbedaan harga) antara Urals dan Brent (patokan harga minyak global) sudah melebar menjadi US$19 per barel bulan ini, yang merupakan jarak terbesar sejak akhir 2025. Tren ini bisa makin cepat, dan dapat membuka peluang untuk “short” perusahaan energi yang sangat bergantung pada penjualan dalam negeri.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code