Di tengah gejolak minyak mentah, USD/JPY mendekati 160, naik ke 159,70 setelah reli tiga minggu dari 152,10

    by VT Markets
    /
    Mar 27, 2026
    USD/JPY naik sekitar 0,1% pada Kamis ke sekitar 159,70, setelah sempat menyentuh dekat 159,85. Pasangan ini naik dari sekitar 152,10 pada awal Maret, atau bergerak kira-kira 770 pips (satuan kecil pergerakan harga pada pasangan mata uang) dalam waktu kurang dari tiga minggu. Konflik AS-Israel dengan Iran dan gangguan di Selat Hormuz mendorong harga energi naik. Minyak mentah Brent (patokan harga minyak global) rata-rata sekitar $97 per barel pada Maret, naik 33% dari Februari, dan gangguan ini memengaruhi sekitar 20% pasokan minyak dunia.

    Japan Energy Exposure And Intervention Risk

    Jepang terdampak karena sekitar 95% impor minyak mentahnya berasal dari Timur Tengah. Reuters mengatakan Kementerian Keuangan Jepang sedang mempertimbangkan intervensi (campur tangan pemerintah untuk memengaruhi harga) di pasar futures minyak (kontrak untuk membeli/menjual minyak di masa depan dengan harga yang disepakati) untuk memperlambat pelemahan yen. Bank of Japan mempertahankan suku bunga di 0,75% pada 19 Maret. Survei Bloomberg menunjukkan 37% ekonom memperkirakan kenaikan suku bunga pada April, naik dari 17% dua bulan lalu, dan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor dua tahun (yield, yaitu tingkat keuntungan) mencapai level tertinggi sejak 1996. Federal Reserve mempertahankan suku bunga di 3,50% hingga 3,75% pada 18 Maret, dengan dot plot (perkiraan arah suku bunga dari para pejabat The Fed) mengarah ke satu kali penurunan tahun ini. Perkiraan core PCE The Fed untuk 2026 (ukuran inflasi inti, tidak termasuk makanan dan energi) direvisi naik menjadi 2,7%, dan pada Jumat data sentimen University of Michigan serta ekspektasi inflasi satu tahun (perkiraan inflasi untuk 12 bulan ke depan) akan dirilis.

    Strategic Implications For Yen And Volatility

    Banyak hal berubah sejak otoritas Jepang masuk untuk mendukung yen tahun lalu. USD/JPY kini diperdagangkan sekitar 153,50, jauh dari puncaknya, karena ketegangan di Timur Tengah mereda dan krisis energi langsung telah berlalu. Data terbaru dari U.S. Energy Information Administration (lembaga pemerintah AS yang menyediakan data energi) menunjukkan harga Brent stabil, rata-rata sekitar $86 per barel bulan ini, sehingga mengurangi salah satu sumber tekanan utama pada yen. Arah kebijakan juga berubah besar, memperkecil selisih suku bunga (perbedaan suku bunga antarnegara) yang mendorong penguatan dolar. Bank of Japan perlahan melanjutkan normalisasi (kembali ke kebijakan yang lebih “wajar” setelah periode sangat longgar), dengan suku bunga kebijakan kini 1,00%. Sementara itu, Federal Reserve telah menurunkan suku bunga dua kali masing-masing 0,25% sejak tahun lalu, sehingga fed funds rate (suku bunga acuan The Fed) menjadi kisaran target 3,00% hingga 3,25%. Dalam kondisi baru ini, kami menilai menjual volatilitas (strategi opsi yang mencari untung saat pergerakan harga tidak terlalu besar) menarik untuk beberapa minggu ke depan. Dengan risiko intervensi mendadak jauh lebih kecil dan arah kebijakan bank sentral lebih sejalan, gejolak besar seperti 2025 sudah berlalu. Kami melihat peluang menjual strangle USD/JPY (strategi opsi: menjual call dan put sekaligus pada harga strike berbeda) dengan strike (harga acuan opsi) sekitar 150,00 dan 156,00, karena volatilitas tersirat satu bulan (perkiraan volatilitas dari harga opsi) turun dari di atas 14% tahun lalu menjadi sedikit di bawah 9% sekarang. Bagi yang lebih punya pandangan arah, mengambil posisi untuk penguatan yen lebih lanjut terlihat masuk akal karena carry trade long-dolar (strategi meminjam mata uang bersuku bunga rendah untuk membeli mata uang bersuku bunga lebih tinggi) terus dibongkar. Membeli put USD/JPY (opsi untuk menjual pada harga tertentu) dengan strike 150,00 untuk jatuh tempo akhir April atau Mei memberi cara dengan risiko yang jelas untuk memanfaatkan tren ini. Pendorong dasar yang dulu mendorong pasangan ini ke 160,00 jelas sudah berbalik arah. Pendekatan yang lebih halus adalah menyusun bearish risk reversal (struktur opsi: membeli put dan membiayainya dengan menjual call out-of-the-money, yaitu strike call di luar harga pasar). Ini memungkinkan posisi pada penurunan bertahap dengan biaya rendah atau bahkan nol. Struktur ini diuntungkan oleh perubahan sentimen pasar, yang kini melihat risiko lebih besar ke arah turun dibanding kembali ke puncak 2025. Buat akun VT Markets live Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code