Cadangan devisa India turun menjadi $698,35 miliar dari $709,76 miliar, mencerminkan penurunan baru-baru ini

    by VT Markets
    /
    Mar 27, 2026
    Cadangan devisa India tercatat sebesar $698,35 miliar pada 16 Maret. Ini dibandingkan dengan $709,76 miliar pada periode sebelumnya. Perubahan ini berarti turun $11,41 miliar. Angka-angka ini dalam dolar AS.

    Intervensi RBI Dan Sinyal Pasar

    Penurunan terbaru cadangan devisa (FX, yaitu cadangan mata uang asing yang disimpan bank sentral) India lebih dari $11 miliar adalah sinyal penting. Ini adalah penurunan mingguan terbesar dalam hampir setahun, yang menunjukkan Reserve Bank of India (RBI, bank sentral India) kemungkinan aktif menjual dolar untuk menopang Rupee (mata uang India). Intervensi (campur tangan bank sentral di pasar) ini menandakan ada tekanan pada nilai mata uang. Tindakan ini menambah ketidakpastian, yang biasanya membuat pergerakan harga lebih liar (volatilitas lebih tinggi) pada kurs USD/INR (nilai tukar dolar AS terhadap Rupee). Pergerakan jangka dekat kemungkinan ditentukan oleh tarik-menarik antara kekuatan pasar yang mendorong Rupee melemah dan pertahanan RBI. Kondisi ini cocok untuk pedagang opsi, karena volatilitas tersirat (perkiraan volatilitas yang tercermin pada harga opsi) kemungkinan naik. Melihat pasar yang lebih luas, tekanan ini tidak mengejutkan. Data terbaru menunjukkan Indeks Dolar AS (DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap beberapa mata uang utama) naik ke 105,20, level tertinggi tahun ini, setelah sinyal “hawkish” dari Federal Reserve (sikap bank sentral AS yang cenderung mengetatkan kebijakan, misalnya suku bunga lebih tinggi). Ditambah harga minyak Brent naik lagi di atas $90 per barel, biaya impor India meningkat, yang secara alami melemahkan Rupee. Kondisi serupa terlihat sepanjang 2025 ketika sentimen “risk-off” global (pelaku pasar menghindari aset berisiko dan memilih aset aman) memaksa RBI mengelola pelemahan nilai mata uang. Bank sentral punya kebiasaan memakai cadangannya bukan untuk mengunci satu harga, tetapi untuk menahan gejolak berlebihan dan mengarahkan pelemahan Rupee secara bertahap. Ini menunjukkan intervensi saat ini kemungkinan berlanjut jika dolar tetap kuat.

    Dampak Untuk Perdagangan Dan Penempatan Posisi

    Karena itu, dalam beberapa minggu ke depan, kita perlu mengantisipasi RBI tetap hadir di pasar valuta asing (forex, pasar pertukaran mata uang). Pedagang bisa mempertimbangkan membeli opsi call USD/INR (kontrak yang memberi hak untuk membeli pada harga tertentu, biasanya dipakai untuk mengambil untung saat nilai USD/INR naik) untuk bersiap pada pelemahan Rupee secara bertahap, karena bank sentral kecil kemungkinan membalikkan arah tren sepenuhnya. Posisi ini juga diuntungkan jika volatilitas pasar yang diperkirakan memang naik.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code