Permintaan Dolar Naik Karena Menghindari Risiko
Wall Street (pasar saham AS) turun dan Indeks Dolar AS (DXY: ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) diperkirakan naik lebih dari 0,45% dalam sepekan; angkanya 99,94, hampir tidak berubah pada hari itu. Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan (survei kepercayaan konsumen AS) turun dari 55,5 menjadi 53,3, lebih rendah dari perkiraan 54. Ekspektasi inflasi AS 12 bulan (perkiraan inflasi setahun ke depan) naik dari 3,4% ke 3,8%, sedangkan ekspektasi 5 tahun tetap 3,2%. Di Inggris, Penjualan Ritel turun -0,4% bulan-ke-bulan pada Februari setelah tumbuh 2% pada Januari. Pasar uang (money markets: pasar instrumen keuangan jangka pendek) menghapus perkiraan pemangkasan suku bunga dan menunjukkan kenaikan The Fed (bank sentral AS) sebesar 5 basis poin (bps: 0,01%) sampai akhir tahun, serta kenaikan Bank of England (BoE: bank sentral Inggris) sebesar 78 bps. GBP/USD berada dekat 1,3311, dengan resistance (batas atas tempat harga sering tertahan) tepat di atas 1,3400 dan support (batas bawah tempat harga sering tertahan) di 1,3220, lalu 1,3100 dan 1,3000.Opsi Dan Pasar Forward Yang Perlu Dipantau
Selisih suku bunga (interest rate differential: perbedaan suku bunga dua negara) meski kecil, adalah faktor penting di pasar forward (kontrak valas untuk harga di masa depan). Kita perlu memantau harga kontrak forward karena ini mencerminkan perkiraan pasar bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga lebih cepat daripada BoE. Kondisi ini bisa membuka peluang pada forward rate agreements (FRA: kontrak untuk mengunci suku bunga di masa depan) atau currency swaps (swap mata uang: pertukaran arus kas dalam dua mata uang) bagi yang ingin memanfaatkan perubahan arah kebijakan suku bunga.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.