Peneliti UOB mengatakan BSP mempertahankan RRP di 4,25% di luar jadwal seiring inflasi dan risiko Timur Tengah meningkat

    by VT Markets
    /
    Mar 28, 2026
    Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) mempertahankan suku bunga reverse repurchase (RRP) di 4,25% dalam rapat di luar jadwal, di tengah inflasi yang dipicu masalah pasokan (misalnya gangguan produksi atau distribusi) dan meningkatnya risiko terkait Timur Tengah. Riset Ekonomi Global & Pasar UOB memperkirakan tidak ada perubahan suku bunga RRP lagi untuk sementara, dengan alasan belum jelas berapa lama dan seberapa parah konflik tersebut. Keputusan ke depan diperkirakan akan berfokus pada inflasi inti (inflasi “dasar” yang biasanya tidak memasukkan harga makanan dan energi yang sering naik-turun) dan kemungkinan dampak lanjutan (kenaikan harga yang kemudian mendorong kenaikan upah atau biaya lain sehingga inflasi makin menyebar).

    Policy Pause And Inflation Risks

    Permintaan dalam negeri yang lemah (minat belanja dan investasi yang menurun) dan biaya hidup yang lebih tinggi memperkuat alasan untuk jeda kebijakan yang lebih lama (menahan perubahan suku bunga). Kebijakan fiskal (langkah pemerintah soal pajak dan belanja, seperti subsidi atau bantuan) diperkirakan akan lebih besar perannya untuk menahan dampak ke ekonomi. BSP diperkirakan tetap memakai pendekatan rapat per rapat sambil memantau perkembangan luar negeri. Gubernur BSP mengatakan rapat di luar jadwal bisa dilakukan lagi jika risiko meningkat. Ia juga menyatakan BSP siap menambah likuiditas (menambah uang yang tersedia di sistem perbankan agar pinjaman dan transaksi tetap lancar) bila diperlukan. BSP juga bisa menurunkan rasio kewajiban cadangan (RRR), yaitu porsi dana bank yang wajib disimpan sebagai cadangan dan tidak boleh dipinjamkan, kemungkinan ke sekitar 2,00%.

    Market Trading Implications

    Bagi pedagang swap suku bunga (kontrak untuk saling menukar pembayaran bunga, misalnya bunga tetap dengan bunga mengambang), jeda yang panjang ini menunjukkan bagian depan kurva imbal hasil (yield curve; hubungan antara imbal hasil dan jangka waktu) akan tetap “terkunci” atau stabil. Ini membuat strategi yang untung dari pergerakan harga dalam rentang sempit terlihat menarik. Namun, kesiapan mengadakan rapat di luar jadwal menciptakan risiko besar perubahan kebijakan mendadak jika ketegangan Timur Tengah meningkat. Artinya, posisi yang bertaruh pada volatilitas rendah (harga tidak banyak bergejolak) sebaiknya disertai lindung nilai (hedge; langkah untuk mengurangi risiko) terhadap kejutan tak terduga. Sikap hati-hati ini kemungkinan menekan Peso Filipina, yang sudah melemah ke sekitar 59,50 per dolar AS sejak awal tahun. Penyebutan kemungkinan penambahan likuiditas atau pemotongan RRR adalah sinyal “dovish” (cenderung mendukung suku bunga lebih rendah/lebih longgar) yang menambah tekanan pelemahan mata uang. Karena itu, pertimbangkan strategi yang bisa mendapat keuntungan dari, atau setidaknya melindungi dari, pelemahan Peso yang berlanjut. Mengingat pesan yang bertentangan antara kebijakan yang stabil dan situasi luar negeri yang berubah cepat, perdagangan opsi USD/PHP dengan fokus pada volatilitas (tingkat besar-kecilnya perubahan harga) menjadi area utama. Walau sikap resmi memberi kesan menjual opsi bisa menguntungkan (mendapat premi saat pasar tenang), risiko geopolitik membuat membeli perlindungan, seperti put atas Peso (jenis opsi yang nilainya naik saat Peso melemah), menjadi langkah defensif yang masuk akal. Kita ingat betapa cepat pasar mengubah penilaian risiko pada peristiwa serupa di akhir 2025, yang memicu pergerakan tajam dan tak terduga pada mata uang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code