Di tengah peringatan Iran tentang kemungkinan aksi darat AS, Dolar Australia mengawali pekan lebih rendah di dekat 0,6850 terhadap USD

    by VT Markets
    /
    Mar 30, 2026
    Dolar Australia (AUD) turun pada awal pekan, melemah 0,27% ke sekitar 0,6850 terhadap Dolar AS (USD). Pergerakan ini terjadi saat pasar bereaksi terhadap peringatan dari Iran tentang kemungkinan aksi militer darat AS. The Wall Street Journal melaporkan pekan lalu bahwa Pentagon AS berencana mengirim hingga 10.000 tambahan pasukan darat ke Iran. Ini terjadi setelah Presiden Donald Trump mengumumkan penundaan 10 hari atas rencana aksi militer terhadap pembangkit listrik Iran.

    Peringatan Iran Meningkatkan Ketegangan Pasar

    Brigadir Jenderal Iran, Ebrahim Zolfaqari, menyampaikan peringatan di TV pemerintah Iran tentang upaya invasi darat. Ia mengatakan “pasukan AS akan menjadi makanan yang baik bagi hiu di Teluk Persia”. Kontrak berjangka (futures)—kontrak untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu di masa depan—untuk indeks S&P 500 turun 0,55% di awal pekan, menunjukkan minat mengambil risiko yang lebih rendah. Indeks Dolar AS (DXY)—ukuran kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama—naik 0,15% ke sekitar 100,35. Perhatian pekan ini juga tertuju pada poin-poin penting data ketenagakerjaan AS. Rilis ini dapat memengaruhi perkiraan langkah kebijakan berikutnya dari Federal Reserve (bank sentral AS).

    Pasar Opsi Menunjukkan Risiko Lebih Tinggi

    Volatilitas—seberapa besar dan cepat harga naik-turun—menjadi fokus utama bagi trader derivatif (produk turunan yang nilainya mengikuti aset lain), dengan indeks VIX—ukuran “ketakutan” pasar berdasarkan perkiraan volatilitas S&P 500—melonjak 30% bulan ini hingga diperdagangkan di atas 22. Ini menunjukkan bahwa membeli opsi put—hak untuk menjual pada harga tertentu sebelum tanggal kedaluwarsa—pada indeks pasar luas seperti S&P 500 atau ASX 200 bisa menjadi cara yang masuk akal untuk lindung nilai (hedging), yaitu mengurangi risiko jika harga turun lagi. Volatilitas yang tinggi juga membuat penjualan covered call—menjual opsi call (hak pembeli untuk membeli) sambil sudah memiliki sahamnya—lebih menguntungkan. Ketegangan geopolitik berdampak langsung pada pasar energi, dengan minyak Brent naik 12% dalam dua minggu terakhir ke hampir $98 per barel. Kami menilai masih ada peluang naik jika jalur pengiriman terancam. Opsi call—hak untuk membeli pada harga tertentu sebelum tanggal kedaluwarsa—pada kontrak berjangka minyak atau ETF sektor energi (produk investasi yang mengikuti indeks/sektor dan diperdagangkan seperti saham) memberi paparan langsung terhadap situasi ini. Sebagai mata uang yang sering mencerminkan selera risiko pasar, Dolar Australia melemah, turun di bawah 0,6400 terhadap Dolar AS. Kami memperkirakan tekanan ini berlanjut selama sentimen pasar tetap berhati-hati. Trader dapat mempertimbangkan opsi put pada pasangan AUD/USD atau melakukan posisi jual (short)—mencari untung dari penurunan harga—terhadap mata uang yang dianggap lebih aman seperti Yen Jepang. Walau geopolitik mendorong pasar, data inflasi AS yang akan datang juga perlu dipantau. Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat memaksa Federal Reserve mengambil tindakan, menambah volatilitas di tengah ketidakpastian global. Data ekonomi ini akan menjadi faktor penting untuk arah pasar dalam beberapa minggu ke depan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code