Markets Await Next Catalyst
Rentang pergerakan yang lebar pada S&P 500, Dow, dan Nasdaq membuat “Pivot Points” menjadi fokus selama sesi. Pivot Points adalah level acuan harian (biasanya dihitung dari harga tinggi, rendah, dan penutupan sebelumnya) yang sering dipakai untuk memperkirakan area dukungan dan hambatan intraday. Untuk Nasdaq, level Fibonacci jangka panjang 38,2% disebut masih bertahan, yang mendukung tren naik yang lebih besar. Disebut ada “double top” 5 bulan (pola dua puncak: harga dua kali gagal menembus area atas, sering dianggap sinyal potensi turun), dengan target “measured move” (perkiraan target berdasarkan tinggi pola) di 21.399, yang berada di bawah level Fibonacci 38,2% di 22.494. Ditekankan bahwa hanya penutupan harian (daily close), bukan penembusan sesaat di tengah hari (intraday), yang harus dianggap sebagai konfirmasi. Pergerakan harga diperkirakan tetap tenang dan dalam mode koreksi sampai pasar AS dibuka. Grafik mingguan dan bulanan digambarkan cenderung melemah, dan pekan ke depan dinilai berpotensi bergejolak. Kami masih mencerna dampak serangan drone pekan lalu pada pelabuhan Eilat di Israel, yang mendorong minyak Brent kembali di atas $95 per barel untuk pertama kalinya sejak akhir 2025. Peningkatan ketegangan ini memunculkan lagi kekhawatiran inflasi (kenaikan harga barang/jasa secara umum) yang sebelumnya diperkirakan mereda. VIX, ukuran “ketakutan” pasar (indeks volatilitas yang sering naik saat pasar panik), melonjak lebih dari 25% pekan lalu dan ditutup di 18,5, level tertinggi tahun ini. Guncangan geopolitik ini, ditambah data CPI Februari 3,5% yang lebih panas dari perkiraan (CPI adalah indeks harga konsumen, ukuran inflasi), menempatkan Federal Reserve (bank sentral AS) dalam posisi sulit. Akibatnya, “fed funds futures” mulai menghapus skenario pemangkasan suku bunga Mei; “futures” di sini adalah kontrak yang mencerminkan perkiraan pasar atas suku bunga ke depan. Peluangnya turun dari di atas 70% awal bulan ini menjadi 25% hari ini. Ini menjelaskan mengapa Dollar Index (DXY)—indeks yang mengukur kekuatan dolar terhadap beberapa mata uang utama—tetap diburu dan bertahan kuat di atas level 105.Technical Levels And Risk Focus
Bagi trader Nasdaq, strukturnya terlihat makin berat setelah membentuk double top lima bulan dekat 24.500 pada Oktober 2025 dan lagi pada Februari ini. Kita perlu mengamati penutupan mingguan (weekly close) di bawah “support” Fibonacci jangka panjang di 22.494 untuk mengonfirmasi koreksi yang lebih dalam menuju 21.399. “Support” adalah area harga yang sering menahan penurunan. Membeli put atau membuat bear put spread bisa menjadi cara yang masuk akal untuk lindung nilai (mengurangi risiko) atau berspekulasi atas potensi pergerakan ini. Put adalah opsi (kontrak hak) untuk menjual pada harga tertentu; bear put spread adalah strategi opsi dengan membeli put dan menjual put lain untuk menekan biaya. Rentang pergerakan lebar di S&P 500 dan Dow menunjukkan volatilitas (tingkat naik-turun harga) akan tetap tinggi, sehingga pivot points penting untuk transaksi intraday. Sementara itu, dolar Kiwi (sebutan umum untuk dolar Selandia Baru) tetap lemah, diperdagangkan di bawah 0,5800 terhadap USD, setelah data PDB (GDP: total nilai produksi ekonomi) kuartal lalu mengonfirmasi resesi teknis (biasanya berarti ekonomi menyusut dua kuartal berturut-turut). Dalam kondisi ini, kita perlu lebih selektif, fokus pada struktur teknikal yang jelas daripada mengejar pergerakan pasar yang besar. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.