Sinyal Momentum dan Bias Jangka Pendek
RSI (Relative Strength Index: indikator kekuatan momentum harga) turun kembali mendekati 50, mengarah pada momentum kenaikan yang melemah. Namun, ini belum menunjukkan tekanan turun yang jelas selama harga bertahan di atas area dukungan terdekat. Resistance (hambatan kenaikan) berada di EMA sembilan hari 183,91, lalu batas atas segitiga dekat 184,60. Pergerakan di atas area itu dapat membuka jalan menuju rekor 186,88, yang terbentuk pada 23 Januari. Support (area dukungan) pertama terlihat di EMA 50 hari pada 183,37, lalu dasar segitiga sekitar 182,50. Penembusan di bawah zona ini dapat membuat 180,81 kembali menjadi perhatian, level terendah tiga bulan dari 12 Februari. Analisis teknikal untuk laporan ini menggunakan alat AI.Rencana Perdagangan dan Poin-poin penting
Kami melihat silang EUR/JPY bertahan di atas rata-rata bergerak utama, menunjukkan tren naik yang lebih luas masih berjalan meski momentum melemah. Pasangan ini sedang konsolidasi dalam *ascending triangle* (pola segitiga naik), yang sering muncul sebelum pergerakan harga besar. Ini memberi peluang untuk bersiap menghadapi potensi penembusan dengan membeli saat harga turun mendekati support. Gambaran fundamental mendukung Euro yang lebih kuat terhadap Yen, memperkuat bias teknikal. Data awal terbaru menunjukkan inflasi Zona Euro untuk Maret 2026 tetap di 2,7%, memberi tekanan pada Bank Sentral Eropa (ECB) untuk menunda pemotongan suku bunga. Sikap kebijakan ini dapat menopang Euro dalam jangka dekat. Sementara itu, Bank of Japan (BoJ) tetap berhati-hati, baru-baru ini memberi sinyal bahwa laju pengetatan kebijakan selanjutnya akan lambat karena pertumbuhan upah yang lemah. Perbedaan kebijakan ini—ECB yang cenderung lebih ketat (*hawkish*: condong menaikkan/menahan suku bunga lebih tinggi untuk menekan inflasi) dan BoJ yang cenderung longgar (*dovish*: condong menahan suku bunga rendah untuk mendukung ekonomi)—menciptakan kondisi yang mendukung EUR/JPY naik. Ini adalah situasi yang pernah terjadi sebelumnya dan bisa dimanfaatkan. Untuk trader dengan pandangan bullish (mengharapkan harga naik), pertimbangkan membeli opsi call (kontrak yang memberi hak membeli pada harga tertentu) atau membuat *bull call spread* (strategi opsi: membeli call dan menjual call di harga lebih tinggi untuk membatasi biaya dan keuntungan) jika harga turun lalu bertahan di support EMA 50 hari 183,37. Target awal adalah uji batas atas segitiga sekitar 184,60. Penembusan yang jelas di atas level ini bisa mendorong pergerakan cepat menuju puncak Januari. Namun, risiko harus dikelola karena RSI yang melemah menunjukkan keyakinan kenaikan tidak sepenuhnya kuat. Penembusan tegas di bawah batas bawah segitiga 182,50 akan membatalkan pandangan bullish jangka pendek. Dalam skenario itu, beralih ke membeli opsi put (kontrak yang memberi hak menjual pada harga tertentu), dengan target level terendah Februari dekat 180,81. Dengan pola konsolidasi, *implied volatility* (perkiraan volatilitas: perkiraan pasar atas besar-kecilnya pergerakan harga di masa depan yang tercermin pada harga opsi) pada opsi mungkin relatif rendah, memberi peluang lain. Pertimbangkan membeli *straddle* (strategi opsi: membeli call dan put pada harga dan jatuh tempo yang sama untuk mencari untung dari pergerakan besar ke arah mana pun). Strategi ini efektif jika penembusan dari pola segitiga terjadi dalam beberapa minggu ke depan. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.