Pembaruan Pasar Perak
Rasio Emas/Perak adalah 63,97 pada hari Senin, dibandingkan 64,29 pada hari Jumat. Rasio ini mengukur berapa troy ounce perak yang setara nilainya dengan satu troy ounce emas. Perak diperdagangkan sebagai logam mulia dan sering dipakai untuk diversifikasi (menyebar investasi agar risiko tidak terkumpul di satu aset) dan sebagai penyimpan nilai (aset yang cenderung menjaga nilai dari waktu ke waktu). Perak bisa dibeli dalam bentuk fisik seperti koin atau batangan, atau lewat produk seperti exchange-traded fund/ETF (produk investasi yang diperdagangkan di bursa dan mengikuti harga pasar perak). Harga dapat dipengaruhi oleh risiko geopolitik (ketegangan antarnegara), kekhawatiran resesi (perlambatan ekonomi), suku bunga, dan pergerakan Dolar AS. Pasokan dari pertambangan, permintaan untuk produk perdagangan, dan tingkat daur ulang juga dapat memengaruhi harga. Penggunaan industri di elektronik dan energi surya dapat memengaruhi permintaan dan harga. Perubahan aktivitas ekonomi di AS, China, dan India, serta permintaan perhiasan di India, juga dapat menggerakkan harga.Prospek Perdagangan
Perak sering mengikuti pergerakan harga emas, dan rasio Emas/Perak dipakai untuk membandingkan valuasi (penilaian harga relatif) keduanya. Postingan ini dibuat dengan alat otomatis. Kita melihat perak kembali menguat di $70,92 per troy ounce, dengan kenaikan harian yang jelas. Ini menarik karena harga cenderung mendatar sepanjang kuartal pertama 2026. Turunnya rasio Emas/Perak, kini 63,97, menunjukkan perak mulai lebih kuat dibanding emas, pola yang tidak bertahan lama sejak pertengahan 2025. Pergerakan ini didukung oleh melemahnya dolar AS, dengan indeks DXY (indeks yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama) turun di bawah 101 untuk pertama kalinya tahun ini. Penurunan ini mengikuti komentar terbaru Federal Reserve/Fed (bank sentral AS) yang memberi sinyal siklus kenaikan suku bunga mungkin sudah selesai. Pasar kini memperhitungkan peluang lebih dari 60% pemangkasan suku bunga sebelum akhir tahun, yang biasanya membantu aset tanpa imbal hasil bunga seperti perak. Permintaan industri juga menjadi alasan utama untuk pandangan bullish (optimistis harga naik). Data PMI manufaktur (indeks survei aktivitas pabrik; di atas 50 berarti ekspansi) dari China lebih kuat dari perkiraan, menunjukkan sektor yang banyak memakai perak masih berkembang. Dorongan global untuk energi hijau, yang membuat pemasangan panel surya mencapai rekor sepanjang 2025, terus menyerap pasokan perak dalam jumlah besar, dan tren ini diperkirakan berlanjut pada 2026. Untuk trader derivatif (produk turunan seperti opsi dan futures/kontrak berjangka), gabungan faktor ini mendukung strategi bullish dalam beberapa minggu ke depan. Membeli call option (kontrak yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli aset pada harga tertentu) bisa menjadi cara memanfaatkan potensi kenaikan dengan risiko yang lebih terbatas. Keluar dari rentang harga yang sempit juga bisa menjadi peluang untuk membuka posisi long pada futures (posisi beli pada kontrak berjangka), dengan level dukungan terbaru di sekitar $69,00 sebagai acuan menempatkan stop-loss (perintah jual otomatis untuk membatasi kerugian). Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.